JAKARTA – Sebuah langkah strategis penting telah diambil oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melalui entitas anaknya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Mereka secara resmi meneken perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) dengan PT Danantara Asset Management (DAM), menandai proses divestasi saham PT PNM Investment Management (PNM IM) dengan total nilai transaksi fantastis mencapai Rp345 miliar.
Dalam rilis keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 2 April 2026, terungkap bahwa kesepakatan ini melibatkan penjualan sebanyak 109.999 lembar saham. Angka tersebut merepresentasikan hampir seluruh kepemilikan PNM di PNM IM, tepatnya 99,999%. Meskipun perjanjian jual beli ini telah ditandatangani pada 1 April 2026, proses penyelesaiannya masih menanti serangkaian persyaratan penting, termasuk diperolehnya persetujuan dari pihak regulator sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai informasi tambahan bagi para investor, kisi-kisi dividen BRI (BBRI) juga dijadwalkan akan menjadi agenda pembahasan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang akan diselenggarakan pada 10 April 2026.
Menariknya, aksi korporasi ini tergolong sebagai transaksi afiliasi. Hal ini mengingat baik PNM, BRI, maupun DAM semuanya berada di bawah kendali entitas yang sama, yaitu Negara Republik Indonesia. Namun, manajemen BBRI dengan tegas menyatakan bahwa transaksi ini bebas dari benturan kepentingan, sesuai dengan regulasi yang diatur dalam POJK 42/2020. Pernyataan ini memastikan transparansi dan kepatuhan dalam proses divestasi.
Dari perspektif valuasi, keabsahan harga transaksi ini telah dikonfirmasi oleh penilai independen. Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan (KJPP SRR) telah menetapkan nilai pasar PNM IM sebesar Rp342,65 miliar. Dengan harga kesepakatan Rp345 miliar, transaksi ini dinilai wajar karena melampaui angka valuasi pasar yang ditetapkan, menunjukkan keputusan bisnis yang menguntungkan.
Lebih lanjut, kajian mendalam atas transaksi ini mengindikasikan potensi peningkatan signifikan pada kinerja keuangan perseroan di masa depan. Tak hanya itu, langkah divestasi ini juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang substansial bagi para pemegang saham BBRI, memperkuat posisi mereka.
Manajemen juga memaparkan bahwa langkah divestasi PNM IM ini selaras dengan visi strategis DAM sebagai holding operasional. Tujuannya adalah untuk membentuk sebuah perusahaan manajemen aset yang jauh lebih kompetitif dan memiliki daya saing tinggi di pasar. Sinergi bisnis yang akan terbangun dari transaksi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapabilitas operasional, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.




