XPeng borong 90,1% saham anak usaha grup Erajaya (ERAL) di sektor otomotif

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA – Produsen kendaraan listrik premium terkemuka asal China, XPeng, secara resmi telah menuntaskan akuisisi mayoritas saham pada PT Era Industri Otomotif (EIDO), anak usaha dari PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL) yang berada di bawah naungan Grup Erajaya. Langkah strategis ini secara signifikan memperkuat pijakan XPeng dalam dinamika industri kendaraan listrik di Tanah Air yang terus menunjukkan pertumbuhan pesat.

Advertisements

Berdasarkan informasi keterbukaan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary Sinar Eka Selaras, Badar Teguh Mancik, mengonfirmasi bahwa penandatanganan perjanjian jual beli saham EIDO telah dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026. Transaksi monumental ini menandai perubahan kepemilikan yang substansial.

Dalam proses akuisisi tersebut, XPeng mengambil alih sebanyak 90,1% dari total saham EIDO yang sebelumnya dimiliki oleh ERAL. Dengan demikian, setelah transaksi ini, porsi kepemilikan ERAL di EIDO kini hanya tersisa 9,9%. Badar menjelaskan bahwa transaksi tersebut telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham EIDO dan saat ini tengah menanti persetujuan resmi sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Dengan demikian kepemilikan EIDO telah berubah dan dinyatakan valid keabsahannya pada tanggal 13 Mei 2026,” ujar Badar dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Senin, 18 Mei 2026.

Meskipun kepemilikan ERAL di EIDO kini kurang dari 10%, Badar menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan membawa dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, stabilitas keuangan, maupun kelangsungan usaha ERAL secara keseluruhan. Penegasan ini didasari pada struktur bisnis yang ada, di mana seluruh aktivitas vital seperti distribusi, penjualan, dan layanan purna jual untuk kendaraan listrik XPeng di Indonesia masih akan tetap berada di bawah kendali PT Era Inovasi Otomotif dan PT Era Dealer Otomotif, yang keduanya merupakan bagian dari entitas perseroan.

Advertisements

Badar lebih lanjut menjelaskan bahwa perubahan kepemilikan hanya terjadi pada level manufaktur melalui EIDO, sebuah entitas yang secara spesifik berfokus pada kegiatan manufaktur dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia. “Dalam struktur tersebut, XPENG menjadi pemegang saham mayoritas pada EIDO,” imbuhnya, menekankan pemisahan fungsi antara aspek manufaktur dan distribusi.

Alih-alih berdampak negatif, aksi korporasi ini justru dipandang sebagai upaya signifikan dalam memperkuat kolaborasi strategis jangka panjang antara Erajaya Active Lifestyle dan XPeng. Kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kolaborasi ini juga dirancang untuk meningkatkan kapabilitas di sektor manufaktur dan perakitan kendaraan listrik, sekaligus mendukung ambisi ekspansi dan inovasi produk kendaraan listrik di pasar domestik.

Djohan Sutanto, Direktur Utama ERAL, turut menggarisbawahi bahwa akuisisi ini merupakan langkah konsolidasi kolaborasi antara ERAL dan XPeng dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Terkait dengan konsumen, Djohan memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan menyebabkan perubahan apapun dalam proses akses produk maupun layanan. “Dari sisi konsumen, tidak terdapat perubahan pada akses produk, layanan, maupun pengalaman pelanggan. Seluruh distribusi, penjualan, dan layanan purna jual tetap dijalankan sepenuhnya oleh Erajaya Active Lifestyle,” pungkasnya, memberikan jaminan kepada para pelanggan XPeng di Indonesia.

Mobil China Xpeng Buka Dealer Baru di Pondok Indah Jaksel

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements

Also Read