Intip saham yang banyak dikoleksi asing saat IHSG melemah 1,88% di akhir pekan

Hikma Lia

BANYU POS   JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. Dengan demikian, indeks tercatat melemah tiga hari berturut-turut.

Advertisements

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG terkoreksi 1,88% atau terpangkas 118 poin ke level 6.196,43  pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026).

Namun dalam sepekan perdagangan terakhir IHSG tercatat masih naik 0,34%. 

Advertisements

Saham-Saham Ini Banyak Dijual Asing Jumat (17/7), di Tengah Reli IHSG 7 Hari Beruntun

Seluruh indeks sektoral kompak melemah jadi pemberat bagi IHSG pada perdagangan Jumat.

Sektor yang turun paling dalam antara lain barang konsumer non primer 3,04%, disusul barang baku 3,02%, energi 2,82%, transportasi 2,70%, dan keuangan 2,00%. 

Total volume perdagangan saham di BEI pada Jumat mencapai 37,58 miliar dengan nilai transaksi Rp 17,60 triliun.

Ada sebanyak 587 saham yang melemah dan 104 saham yang menguat serta 105 saham yang stagnan.

Investor asing mencatat net sell jumbo Rp 1,36 triliun di seluruh pasar.

IHSG Perpanjang Reli Delapan Hari, Intip Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan

Namun di tengah koreksi IHSG, investor asing banyak memburu saham-saham ini di akhir pekan.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat:

1. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 277,14 miliar

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 131,15 miliar

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 124,07 miliar

4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) RP 51,14 miliar

5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 36,18 miliar

6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 26,07 miliar

7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 16,25 miliar

8. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 11,88 miliar

9. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 10,85 miliar

10. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp 10,25 miliar

  BBRI Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags