Mayora dikenal sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman besar di Indonesia dengan berbagai merek yang dekat dengan keseharian masyarakat. Di balik bisnis tersebut, terdapat susunan pemegang saham yang menentukan siapa saja pihak dengan kepemilikan terbesar di perusahaan. Pertanyaan mengenai siapa pemilik Mayora pun menarik karena kepemilikannya tidak hanya berada di tangan satu orang.
Berdasarkan data komposisi pemegang saham per Desember 2019, terdapat sejumlah pemegang saham utama dengan porsi kepemilikan yang berbeda-beda. Salah satu nama yang menonjol adalah Jogi Hendra Atmadja, yang juga tercatat sebagai Komisaris Utama. Lantas, siapa saja pihak yang memiliki saham Mayora dan seberapa besar kepemilikannya? Simak daftar pemegang saham Mayora berikut ini.
1. PT Unita Branindo menjadi pemegang saham terbesar
Dalam struktur kepemilikan Mayora, PT Unita Branindo menempati posisi dengan persentase saham terbesar. Perusahaan ini tercatat memiliki 7.363.121.900 saham atau setara dengan 32,93 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor. Porsi tersebut membuat PT Unita Branindo menjadi salah satu pihak paling dominan dalam komposisi pemegang saham Mayora.
Besarnya kepemilikan PT Unita Branindo menunjukkan bahwa pengaruh perusahaan tersebut dalam struktur pemegang saham Mayora cukup signifikan. Jika dibandingkan dengan pemegang saham lain, persentasenya masih berada di posisi teratas. Data tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepemilikan Mayora tersebar di beberapa pihak, bukan hanya dimiliki secara langsung oleh satu individu.
Secara keseluruhan, modal yang ditempatkan dan disetor dalam struktur yang ditampilkan mencapai 22.358.699.725 saham. Dari jumlah tersebut, porsi PT Unita Branindo mencapai hampir sepertiga keseluruhan kepemilikan. Karena itu, ketika membahas siapa pemilik Mayora, nama PT Unita Branindo menjadi salah satu pihak yang tidak dapat dilewatkan.
2. PT Mayora Dhana Utama memiliki lebih dari seperempat saham
Pemegang saham besar berikutnya adalah PT Mayora Dhana Utama. Berdasarkan data yang tersedia, perusahaan ini menguasai 5.844.349.525 saham atau sekitar 26,14 persen kepemilikan. Angka tersebut menempatkan PT Mayora Dhana Utama sebagai pemegang saham dengan porsi terbesar kedua.
Kepemilikan sebesar 26,14 persen menunjukkan bahwa PT Mayora Dhana Utama juga mempunyai posisi penting dalam struktur permodalan perusahaan. Jika digabungkan dengan saham PT Unita Branindo, kedua pemegang saham tersebut menguasai lebih dari separuh total saham yang tercantum dalam data. Hal ini memperlihatkan adanya konsentrasi kepemilikan yang cukup besar pada dua badan usaha.
Meski demikian, daftar pemegang saham utama Mayora tidak berhenti pada kedua perusahaan tersebut. Masih ada individu yang memiliki saham dalam jumlah besar serta kelompok masyarakat yang memegang saham melalui kepemilikan publik. Komposisi inilah yang membuat struktur kepemilikan Mayora menjadi lebih beragam.
3. Jogi Hendra Atmadja menjadi pemegang saham individu terbesar
Nama Jogi Hendra Atmadja juga menjadi bagian penting ketika membahas siapa pemilik Mayora. Ia tercatat memiliki 5.638.834.400 saham atau sekitar 25,22 persen dari total kepemilikan. Selain sebagai pemegang saham, Jogi Hendra Atmadja juga tercatat menjabat sebagai Komisaris Utama.
Dengan kepemilikan 25,22 persen, Jogi menjadi pemegang saham individu dengan porsi yang sangat besar dalam struktur tersebut. Persentasenya bahkan hanya terpaut beberapa poin dari PT Mayora Dhana Utama dan masih berada di bawah PT Unita Branindo. Data ini menunjukkan bahwa Jogi Hendra Atmadja merupakan salah satu tokoh utama dalam komposisi kepemilikan Mayora.
Selain Jogi, terdapat pula sejumlah anggota manajemen yang tercatat memiliki saham perusahaan. Andre Sukendra Atmadja sebagai Direktur Utama tercatat mempunyai 1.711.400 saham, sedangkan Hendrik Polisar sebagai Direktur Keuangan memiliki 179.700 saham. Namun, berdasarkan persentase yang tercantum dalam data, kepemilikan keduanya jauh lebih kecil dibandingkan porsi saham Jogi Hendra Atmadja.
4. Masyarakat memegang 15,71 persen saham Mayora
Selain pemegang saham utama, terdapat kelompok masyarakat atau public yang secara keseluruhan menguasai 3.512.393.900 saham. Jumlah tersebut setara dengan 15,71 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor. Kepemilikan publik ini berasal dari para pemegang saham masyarakat yang masing-masing memiliki kurang dari 5 persen saham perusahaan.
Kehadiran pemegang saham publik membuat kepemilikan Mayora tidak sepenuhnya terkonsentrasi pada pemegang saham besar. Masyarakat memiliki bagian dari perusahaan melalui saham yang beredar di pasar modal. Meski secara individu porsinya relatif kecil, jika digabungkan, kepemilikan masyarakat mencapai lebih dari 15 persen.
Jika seluruh komposisi tersebut dijumlahkan, kepemilikan PT Unita Branindo mencapai 32,93 persen, PT Mayora Dhana Utama sebesar 26,14 persen, Jogi Hendra Atmadja sebesar 25,22 persen, dan masyarakat sebesar 15,71 persen. Totalnya mencapai 100 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor sebanyak 22.358.699.725 saham. Jadi, jawaban atas pertanyaan siapa pemilik Mayora bukanlah satu nama saja karena perusahaan memiliki struktur kepemilikan yang terbagi di antara beberapa pemegang saham utama dan publik.
Dari komposisi tersebut, PT Unita Branindo merupakan pemegang saham dengan porsi terbesar, disusul PT Mayora Dhana Utama dan Jogi Hendra Atmadja. Jogi juga menjadi sosok individu dengan kepemilikan signifikan sekaligus tercatat sebagai Komisaris Utama. Data kepemilikan ini berdasarkan komposisi saham per Desember 2019.
Siapa Pemilik Burger Bangor? Ini Sosok di Balik Brand Lokal Siapa Pemilik MAKO? Ini Sosok dan Sejarah Berdirinya Siapa Pemilik Pagi Sore? Sosok di Balik Restoran Padang Melegenda




