IHSG diprediksi naik jelang rebalancing FTSE Russell, analis jagokan ADMR – EMAS

Hikma Lia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan naik pada perdagangan Jumat (18/9) meski akan terjadi rebalancing indeks oleh FTSE Russell pada penutupan perdagangan hari ini. Perubahannya baru efektif pada pembukaan Senin, 21 September 2026.

Advertisements

Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) hingga PT Barito Pacific Tbk (BRPT). 

Senior Teknikal Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG bergerak cenderung positif menjelang akhir pekan ini meski FTSE Russell akan melakukan rebalancing. 

Advertisements

Sebab kata Nafan, pada perdagangan bursa kemarin, tercatat net foreign buy di regular market sebesar Rp 152.69 miliar. 

“Adapun sentimen IHSG pada Jumat, 18 September 2026 diperkirakan cenderung positif terutama dari sisi eksternal,” kata Nafan dalam risetnya dikutip Jumat (18/9).

Secara teknikal, pergerakan IHSG mulai membentuk fase recovery sejak pola wave [iv] terbentuk. Sejatinya, struktur bullish masih berlaku. 

Berdasarkan indikator, MA20&60 berada dalam kondisi bullish crossover, didukung kenaikan volume. Meskipun demikian, Stochastics KD dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif. 

Level support IHSG berada di 6.371 dan 6.290, sementara level resistennya berada di 6.566 dan 6.636.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Nafan menjelaskan, para pelaku investor mulai dapat mencerna serta merespons kepastian arah kebijakan moneter The Fed. 

Setelah The Fed menaikkan Federal Funds Rate sebesar 25 bps menjadi 3,75%–4,00%, reaksi awal market sempat dipenuhi kekhawatiran akibat sinyal ketat atau hawkish dan retorika Ketua Fed Kevin Warsh yang menegaskan tingginya inflasi. 

Namun, ketidakpastian tersebut memudar sebab para pelaku pasar menilai tindakan tegas The Fed justru membangun kredibilitas bank sentral dalam mengendalikan inflasi tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi secara drastis, sehingga mendorong market euphoria.

Nafan merekomendasikan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sementara itu, analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG berpotensi rebound hari ini. Indeks diperkirakan bakal mengarah ke area 6.582-6.639 apabila support Fibonacci di 6.370 tetap bertahan. Level support IHSG berada di 6.370, 6.290 dan 6.179, sementara level resisten berada di 6.639, 6.752, 6.835 dan 6.916. 

Ivan merekomendasikan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). 

Advertisements

Also Read

Tags