KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (14/10/2026), meski investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dalam jumlah besar.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG naik 0,29% atau bertambah 17,04 poin ke level 5.943,02 pada penutupan perdagangan.
Penguatan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral. Sektor teknologi memimpin kenaikan sebesar 2,76%, diikuti sektor properti dan real estate yang menguat 1,78%. Sektor barang konsumen primer naik 0,41%, perindustrian 0,36%, dan kesehatan 0,29%.
Asing Net Sell Rp 1,13 Triliun Saat IHSG Rebound, Cek Saham yang Banyak Dilepas
Kenaikan juga terjadi pada sektor transportasi sebesar 0,22%, keuangan 0,06%, serta barang baku 0,05%.
Sebaliknya, tiga sektor berakhir di zona merah. Sektor barang konsumen nonprimer melemah 0,72%, energi turun 0,59%, dan infrastruktur terkoreksi 0,19%.
Di tengah penguatan IHSG, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 1,13 triliun. Aktivitas perdagangan saham di BEI tercatat mencapai 30,93 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,78 triliun.
Berdasarkan pergerakan saham, sebanyak 280 saham menguat, sementara 321 saham melemah dan 194 saham lainnya stagnan.
Asing Net Buy Rp 561 Miliar Saat IHSG Turun ke 5.925, Cek Saham yang Banyak Diborong
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Rabu:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,62 miliar
2. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp 84,91 miliar
3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 28,0 miliar
4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 21,52 miliar
5. PT Timah Tbk (TINS) Rp 16,91 miliar
6. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 14,04 miliar
7. PT Pakuwon Jati Tbk (PKWON) Rp 13,7 miliar
8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 9,95 miliar
9. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 8,48 miliar
10. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 8,07 miliar
BBCA Chart by TradingView




