BANYU POS Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 15 Oktober 2026 diwarnai tekanan jual yang meluas pada sebagian besar saham berkapitalisasi besar.
Total nilai transaksi bursa tercatat Rp13,5 triliun. Investor asing mencatat net jual (net sell) senilai Rp569,4 miliar di tengah volume transaksi bursa yang mencapai 31,87 miliar saham.
Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Prodia Widyahusada (PRDA) Akan Gelar Stock Split, Intip Kinerja dan Valuasinya
PGAS dan BMRI Menguat Tipis, AADI Terkoreksi Kode Close PER PBV Perubahan BBTN 1.035 3,03 0,39 -0,48% INKP 8.150 3,35 0,35 -1,51% MEDC 1.515 3,87 0,92 -1,94% NCKL 810 4,40 1,17 -1,82% JPFA 1.995 4,73 1,18 -0,25% AADI 11.300 5,19 1,37 -2,16% PGAS 1.400 5,51 0,71 +0,72% ANTM 2.990 5,62 1,93 -1,97% BBNI 3.410 5,91 0,78 0,00% BMRI 3.980 6,10 1,31 +0,51%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi segelintir emiten yang mampu mencatatkan penguatan di kelompok ini pada perdagangan 15 Oktober, masing-masing naik 0,72% dan 0,51%.
Sebaliknya, tekanan jual menghantam PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi paling dalam sebesar 2,16%, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang masing-masing melemah 1,97% dan 1,94%.
Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) bergerak stagnan.
MSCI Lakukan Konsultasi Klasifikasi Pasar, Bursa Indonesia Terancam Turun Status
DEWA Ambles Pimpin Pelemahan Bursa, AMMN dan UNTR Menguat Kode Close PER PBV Perubahan CUAN 630 105,00 11,45 -5,26% UNTR 25.250 49,22 0,98 +1,00% INDY 2.420 34,57 0,59 -5,10% GOTO 27 27,00 0,96 -3,57% BUMI 157 26,17 1,96 -4,85% MBMA 438 24,33 1,62 -3,95% BRPT 1.420 19,45 3,06 -0,70% MDKA 2.850 19,26 4,43 -1,72% DEWA 304 17,88 1,53 -7,88% AMMN 4.390 17,85 3,09 +1,39%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengalami aksi jual masif dan keluar sebagai penurun terdalam di antara seluruh 20 saham gabungan pada perdagangan 15 Oktober setelah ambles 7,88%.
Tekanan jual lanjutan juga melanda PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang merosot 5,26%, PT Indika Energy Tbk (INDY) yang turun 5,10%, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang terkoreksi 4,85%.
Di sisi lain, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi penopang setelah masing-masing menguat 1,39% dan 1,00%.
Adapun PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tetap kokoh memegang status Price to Book Value (PBV) terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,35 kali.
Bos ACES Ungkap Alasan Kawan Lama Tinggalkan ACE Hardware dan Pilih AZKO




