Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan naik pada perdagangan Jumat (23/10). Seiring dengan itu, ada sejumlah saham yang dapat dipantau investor untuk hari ini.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan mendekati resistance psikologis 5.400, dengan resistance lanjutan di 5.459. “Support berada di area 5.240–5.190,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip pada Jumat (23/10).
Support adalah area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sementara resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
Baca juga:
- BSSN Ungkap Cara Mitigasi Potensi Kena Hack Imbas Celah PHP2Shell
- Kredit Bank Mandiri Capai Rp1.592 T Hingga Akhir Agustus, Tumbuh 17% YoY
- BSSN Beri Peringatan soal PHP2SHELL, Server Berisiko Diambil Alih Hacker
Kendati demikian, BRIDS menyatakan MACD masih berada di zona negatif dengan garis MACD di bawah signal line, sehingga momentum bearish belum sepenuhnya berakhir. Penembusan 5.400–5.459 diperlukan untuk memperkuat pemulihan, sementara kegagalan bertahan di atas support berisiko memicu koreksi kembali.
Pada perdagangan hari ini, perhatian pelaku lasar akan tertuju pada tindak lanjut reformasi pasar modal oleh BEI dan OJK. Ini termasuk peningkatan transparansi kepemilikan saham serta rencana mengecualikan saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) dari perhitungan IHSG.
Pernyataan Presiden Prabowo mengenai respons Indonesia terhadap MSCI turut menjadi perhatian pasar.
Meski reformasi berpotensi memperkuat kredibilitas pasar dalam jangka panjang, investor masih menantikan implementasi yang konkret untuk meredakan risiko capital outflow dan memulihkan kepercayaan terhadap pasar domestik.
Tim riset BRI Danareksa merekomendasikan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Sementara analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova menjelaskan, IHSG masih berpeluang naik jika dapat bertahan kecuali IHSG mulai turun di bawah 5.185, yang justru berpotensi membawanya menguji support 4.972.
Level support IHSG menurutnya berada di 4.972, 4.767 dan 4.629. Sementara level resisten berada di 5.458, 5.588 dan 5.774. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.
Ivan merekomendasikan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).
Penafian:
Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.




