Merdeka Battery (MBMA) gelar private placement, bakal terbitkan 10,8 miliar saham

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana menerbitkan maksimal 10,8 miliar saham baru melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) II alias private placement.

Advertisements

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2026 mendatang.

Dalam keterbukaan informasinya, MBMA menyebutkan rencana PMTHMETD II ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan. MBMA akan menerbitkan maksimal 10.799.541.990 saham baru bernilai nominal Rp 100 per saham.

Advertisements

Presiden Direktur Merdeka Battery Materials Teddy Nuryanto Oetomo mengatakan aksi korporasi tersebut diharapkan memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung strategi bisnis jangka panjang perusahaan.

BEI Bakal Depak Saham HSC dari Indeks, Bagaimana Nasib Emiten?

“Rencana PMTHMETD II ini dilakukan sebagai penguatan struktur permodalan, menjaga fleksibilitas, mendukung strategi bisnis jangka panjang sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Teddy menjelaskan pelaksanaan PMTHMETD II berpotensi meningkatkan ketahanan finansial dan ekuitas MBMA melalui tambahan modal disetor hingga maksimal 10%.

Sebelumnya, MBMA telah melaksanakan PMTHMETD I pada 2024 untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus membiayai ekspansi bisnis strategis perusahaan.

Dana dari aksi korporasi sebelumnya antara lain digunakan untuk pembangunan pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL) dan Feed Preparation Plant (FPP) berkapasitas 55.000 ton MHP per tahun.

Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif Pekan Depan, Simak Proyeksinya

Di sisi kinerja keuangan, MBMA mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 54 juta pada periode Januari–Juni 2026.

Angka tersebut melonjak sekitar 830% secara tahunan dibandingkan US$ 6 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring peningkatan produksi dan penjualan bijih nikel.

Advertisements

Also Read

Tags