BANYU POS Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 5 November 2026 diwarnai lonjakan harga yang signifikan pada sejumlah saham emiten logam dan perbankan di tengah nilai transaksi bursa yang tercatat sebesar Rp10,0 triliun.
Investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) tipis senilai Rp65,53 miliar di tengah volume transaksi bursa yang mencapai 22,46 miliar saham.
Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Harga Saham Blue Chip Ini Naik 8% Sehari, Analis Rekomendasi Beli
BBTN Melesat Pimpin Sektor PER Rendah, AADI Terkoreksi Kode Close PER PBV Perubahan BBTN 915 2,68 0,34 +7,65% MEDC 1.210 3,09 0,73 -2,42% INKP 6.475 3,21 0,27 -1,52% NCKL 740 4,02 0,99 +2,07% ELSA 555 4,44 0,72 0,00% JPFA 1.665 4,54 0,91 +2,78% AADI 10.250 4,90 1,18 -3,53% PGAS 1.415 4,91 0,67 +3,28% ADRO 2.330 5,42 0,74 -0,85% HRTA 1.415 5,44 1,66 +3,28%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatat kenaikan tertinggi di kelompok ini pada perdagangan 5 November setelah melonjak 7,65%, disusul PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang masing-masing menguat 3,28%, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang naik 2,78%.
Sebaliknya, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengalami tekanan jual terberat dan menjadi penurun terdalam di kelompok ini dengan koreksi 3,53%, diikuti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang melemah 2,42% dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang turun 1,52%. Adapun PT Elnusa Tbk (ELSA) bergerak stagnan.
Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (4 November 2026), ANTM dan PGEO Melesat
MDKA Melesat Pimpin Bursa, BRPT Tertekan Terdalam Kode Close PER PBV Perubahan GOTO 24 24,00 0,83 0,00% BUMI 118 19,67 1,48 +1,72% INDY 1.775 19,09 0,42 +2,01% MBMA 310 17,22 1,15 +3,33% BRPT 910 15,42 1,90 -6,67% UNTR 23.500 14,72 0,89 +1,51% MDKA 2.130 14,39 3,31 +15,76% DEWA 230 13,53 1,13 +4,55% PGEO 950 13,19 1,08 -1,55% SMGR 1.370 13,05 0,21 +2,24%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memimpin penguatan tertinggi di antara seluruh 20 saham gabungan pada perdagangan 5 November setelah melesat fantastis 15,76%.
Penguatan signifikan juga dicatatkan oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menanjak 4,55%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang naik 3,33%, serta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang menguat 2,24%.
Di sisi lain, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami kejatuhan terparah dan keluar sebagai penurun terbesar bursa setelah ambles 6,67%, disusul PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang turun 1,55%.
Adapun PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bergerak stagnan, sementara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) tetap kokoh memegang status Price to Book Value (PBV) terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,21 kali.



