IHSG Naik 0,46% ke 8.312 pada Sesi I Jumat (24/10/2025), Bisa Melaju ke 8.400?

Hikma Lia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan momentum penguatannya hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini. Pada Jumat (24/10/2025), IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 38,219 poin atau 0,46%, mencapai level 8.312,57.

Advertisements

Kinerja impresif IHSG ini tak lepas dari dorongan sentimen positif yang melingkupi sebagian besar sektor. Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas, mengungkapkan bahwa IHSG bahkan sempat menyentuh level all-time high secara intraday di angka 8.351.

Secara teknikal, indikator-indikator pasar juga menunjukkan sinyal positif. IHSG sukses ditutup di atas level resistance psikologis 8.300, sebuah capaian penting bagi pelaku pasar. Sejalan dengan itu, indikator modern MACD juga memperlihatkan pembentukan histogram yang positif, mengindikasikan momentum penguatan yang solid.

IHSG Menguat ke 8.312,6 di Sesi Pertama Hari Ini, Top Gainers LQ45: UNVR, AKRA, ASII

Advertisements

Melihat kondisi tersebut, Valdy memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada sesi kedua perdagangan hari ini akan berada dalam rentang 8.275-8.325, seperti yang disampaikannya dalam riset pada Jumat (24/10).

Penguatan IHSG ini didukung oleh performa apik dari sejumlah indeks sektoral. Sektor Properti dan Real Estate mencatatkan lonjakan paling signifikan, yaitu sebesar 3,33%, memimpin daftar penguatan.

Menyusul kemudian, IDX Sektor Perindustrian juga menunjukkan kinerja yang kuat dengan kenaikan 1,36%. Tidak ketinggalan, IDX Sektor Kesehatan naik 1,22% dan IDX Sektor Keuangan turut menguat 1,17%, memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan IHSG.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi ke 8.314 di Pagi Ini, Top Gainers LQ45: AKRA, MBMA, JPFA

Sementara itu, beberapa sektor lain juga tercatat menguat, meskipun dengan persentase yang lebih kecil. IDX Sektor Energi naik 0,25% dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik turut menguat 0,21%.

Namun, tidak semua sektor bergerak positif. IDX Sektor Teknologi menjadi penekan utama setelah anjlok 1,32%, menjadikannya sektoral dengan pelemahan terdalam di akhir sesi pertama. Beberapa sektor lain juga mengalami koreksi.

Di antaranya adalah IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang melemah 0,69%, diikuti oleh IDX Sektor Barang Baku yang turun 0,41%. Selain itu, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer tercatat turun 0,29% dan IDX Sektor Infrastruktur juga melemah 0,23%.

Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di bursa mencatat total volume transaksi mencapai 15,39 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,51 triliun. Sebanyak 336 saham berhasil mencetak kenaikan harga, sementara 315 saham mengalami penurunan harga, dan 157 saham bergerak stagnan.

Advertisements

Also Read

Tags