BANYU POS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai pekan ini dengan performa positif yang signifikan. Pada perdagangan Senin (17/11/2025) pukul 09.10 WIB, IHSG berhasil menguat 39,272 poin atau 0,47%, menembus level 8.409,708. Kenaikan ini menandai awal sesi yang optimis bagi pasar modal Indonesia.
Momentum penguatan IHSG didorong oleh dukungan solid dari hampir seluruh indeks sektoral. Salah satu pendorong utama adalah kinerja gemilang IDX Properti dan Real Estate yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 2,23% pada awal sesi perdagangan. Ini menunjukkan kepercayaan investor yang tinggi pada sektor properti.
Selain sektor properti, sejumlah indeks sektoral lain turut berkontribusi dalam menopang penguatan IHSG. Sektor-sektor tersebut meliputi IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer, IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Energi, IDX Sektor Barang Baku, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Kesehatan, dan IDX Sektor Perindustrian. Kinerja kolektif ini mencerminkan optimisme yang tersebar luas di berbagai lini bisnis.
Di tengah euforia kenaikan, hanya IDX Sektor Teknologi yang mencatat performa negatif, menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah. Sektor ini terkoreksi 0,27% di awal sesi pertama, menunjukkan adanya tekanan jual pada saham-saham teknologi.
Sementara itu, sentimen yang sedikit berbeda terlihat di pasar mata uang. Nilai tukar Rupiah justru dibuka melemah tipis ke posisi Rp 16.708 per Dolar Amerika Serikat pada hari yang sama (17/11), seiring dengan koreksi yang terjadi di sebagian besar mata uang Asia. Ini memberikan konteks yang lebih luas tentang kondisi pasar secara keseluruhan.
Pada daftar saham unggulan LQ45, beberapa emiten berhasil mencatatkan kenaikan signifikan di sesi pagi. Tiga saham dengan performa terbaik (top gainers LQ45) adalah:
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang melonjak 4,65%.
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan kenaikan 1,59%.
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang menguat 1,54%.
Di sisi lain, beberapa saham dari indeks LQ45 juga mengalami koreksi. Berikut adalah tiga saham yang menjadi top losers LQ45 pada awal perdagangan:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang terkoreksi 1,32%.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 1,24%.
- PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun 0,93%.




