Pasar aset digital di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin pesat, menandakan penerimaan luas di kalangan masyarakat. Hal ini terbukti dari data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat lonjakan jumlah investor kripto hingga mencapai 20,19 juta orang pada Januari 2026. Angka fantastis ini menegaskan posisi kripto sebagai instrumen investasi yang kian populer dan dipercaya.
Tidak hanya jumlah investor, aktivitas transaksi aset digital juga menunjukkan dinamika yang luar biasa. Sepanjang tahun 2025, total nilai transaksi aset digital secara nasional sukses menembus angka Rp482,23 triliun. Momentum positif ini berlanjut di awal tahun 2026, dengan nilai transaksi pada Januari saja sudah mencapai Rp29,24 triliun, menunjukkan optimisme pasar yang berkelanjutan.
Di tengah geliat pertumbuhan ini, Indodax, salah satu pionir crypto exchange terkemuka di Indonesia, kokoh memimpin pasar. Platform ini berhasil mencatatkan volume transaksi senilai Rp201 triliun sepanjang tahun 2025. Keberhasilan Indodax berlanjut dengan tambahan Rp11,3 triliun pada Januari 2026, didukung oleh basis pengguna setia yang mencapai 9,7 juta orang.
Harga Bitcoin Capai Rp 2 Miliar, Penerimaan Pajak Kripto Tembus Rp 1,61 Triliun
Menyikapi perkembangan positif ini, Antony Kusuma, Vice President Indodax, menegaskan bahwa angka 20,19 juta investor merupakan bukti nyata bahwa kripto telah diterima secara luas sebagai instrumen investasi yang kredibel dan menjanjikan. Menurut Antony, faktor utama yang membangun kepercayaan investor adalah likuiditas pasar yang memadai serta status Indodax yang berada di bawah pengawasan ketat OJK, memberikan rasa aman dalam setiap transaksi.
Komitmen terhadap transparansi juga menjadi prioritas Indodax. Perusahaan ini secara proaktif menerapkan publikasi Proof of Reserve (PoR) berbasis on-chain, yang memungkinkan masyarakat memverifikasi cadangan aset secara transparan melalui platform global seperti CoinMarketCap. Hingga tanggal 12 Februari 2026, total aset yang tercatat dalam PoR Indodax mencapai sekitar Rp9,3 triliun, semakin memperkuat keyakinan publik terhadap integritas platform.
Demi mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, Indodax tak hanya berfokus pada inovasi teknologi, melainkan juga aktif menjalankan program literasi keuangan digital melalui Indodax Academy. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali para pengguna dengan pemahaman mendalam mengenai potensi risiko serta karakteristik volatilitas pasar kripto, sehingga mereka dapat berinvestasi dengan lebih bijak dan terinformasi.
OJK Catat Total Nilai Transaksi Kripto Tembus Rp 482,23 Triliun di 2025
Dengan fundamental industri yang kokoh, ditambah dukungan regulasi yang semakin matang dan jelas, Indodax menyatakan optimismenya. Perusahaan ini percaya bahwa industri kripto di Indonesia akan terus menunjukkan perkembangan signifikan di masa mendatang, serta mampu memberikan kontribusi positif yang substansial bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional secara keseluruhan.




