Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Kamis, 21 Mei, dengan proyeksi pergerakan di rentang 6.489 hingga 6.590. Prediksi optimistis ini hadir setelah IHSG mengakhiri sesi perdagangan Rabu, 20 Mei, dengan pelemahan cukup tajam, anjlok 52,18 poin atau setara 0,82%, menempatkan indeks di level 6.318,5.
Potensi rebound IHSG ini, menurut analisis dari Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, didorong oleh kondisi oversold atau jenuh jual yang terdeteksi pada indikator RSI, setelah sebelumnya menyentuh target ‘wave 5 / A‘. Dalam keterangannya pada Kamis, 21 Mei, Nafan menjelaskan bahwa upaya pemulihan ini juga ditopang oleh langkah mengejutkan Bank Indonesia (BI).
Bank sentral diketahui telah mengambil kebijakan pengetatan moneter yang lebih agresif dari ekspektasi pasar, yakni dengan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen. Keputusan ini melampaui perkiraan konsensus yang hanya memprediksi kenaikan terbatas hingga 5,00 persen. Langkah berani BI ini bertujuan krusial untuk membendung tekanan pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan ini kian intensif.
Selain faktor teknikal dan kebijakan moneter, sentimen positif juga datang dari kepastian yang mulai dirasakan pelaku pasar menyusul pidato Presiden Prabowo dalam sidang paripurna DPR. Dalam pidatonya, Presiden memaparkan target pertumbuhan ekonomi yang realistis untuk tahun fiskal mendatang, berkisar antara 5,8 persen hingga 6,5 persen. Pemaparan ini juga disertai kepastian asumsi makro penting, termasuk target yield Surat Berharga Negara (SBN).
Nafan menambahkan, informasi tersebut krusial dalam memberikan kepastian bagi pasar, sekaligus efektif meredam potensi risiko volatilitas yang kerap membayangi.
Untuk perdagangan Kamis, 21 Mei, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang patut dicermati, yaitu AMRT, LSIP, dan PTBA.
Di sisi lain, MNC Sekuritas mengeluarkan proyeksi yang lebih bervariasi untuk pergerakan IHSG pada Kamis, 21 Mei. Mereka mengindikasikan potensi penguatan menuju level 6.401-6.514, namun juga mewanti-wanti kemungkinan pelemahan yang bisa membawa indeks ke kisaran 6.148-6.179.
Oleh karena itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati area koreksi pada rentang 6.148-6.179, sembari memperhatikan area penguatan terdekat di level 6.401-6.514 sebagai referensi.
Adapun saham-saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini meliputi AADI, AMRT, HRTA, dan MBMA.
***
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.




