Lima gunung api berstatus siaga, ini risiko dan wilayah yang perlu diwaspadai

Hikma Lia

Data Magma Indonesia menunjukkan, sebanyak lima gunung api berstatus Level III atau Siaga pada awal September ini. Kelimanya yaitu Anak Krakatau di Selat Sunda, Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, Semeru di Jawa Timur, Merapi di Jawa Tengah-DI Yogyakarta, dan Sinabung di Sumatra Utara.

Advertisements

Status Level III atau Siaga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang semakin nyata atau gunung api sedang mengalami erupsi. Di atasnya, terdapat Level IV atau Awas, yang menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang semakin tinggi dan berpotensi diikuti letusan besar.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat menjauhi kawasan rawan di sekitar kelima gunung tersebut. Rekomendasi sesuai potensi bahaya dan arah penyebarannya.

Advertisements

Pada Anak Krakatau, aktivitas dilarang dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif, sedangkan di Lewotobi Laki-laki masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Di Merapi, potensi bahaya guguran lava dan awan panas mencapai 7 kilometer ke arah tertentu. Sedangkan di Semeru, masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak serta 13 kilometer ke arah tenggara sepanjang Besuk Kobokan. 

Di Sinabung, batas larangan aktivitas mencapai 5 kilometer ke arah selatan-tenggara dan 4 kilometer ke arah timur-utara dan barat.

Ancaman dari gunung-gunung api tersebut tidak hanya berupa erupsi. Masyarakat di sekitar gunung juga diminta mewaspadai potensi lahar di sungai-sungai yang berhulu di gunung. Warga yang terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut.

Evakuasi di Sinabung 

Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi setelah lima tahun tidak aktif. Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah mengevakuasi warga dua desa yakni Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat dan Desa Payung di Kecamatan Payung, menyusul kenaikan status Gunung Sinabung ke level III atau Siaga pada Senin (31/8).

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting di Kabanjahe menjelaskan bahwa Pemkab Karo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri dan unsur terkait telah menyiapkan lokasi penampungan, pos terpadu serta personel untuk mendukung proses evakuasi masyarakat. 

“Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP. Sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang,” kata dia pada Selasa (1/9), seperti dikutip Antara.

Advertisements

Also Read

Tags