Jasa Marga (JSMR) catat volume transaksi 647,5 juta kendaraan per semester I 2026

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan volume transaksi 647,5 juta kendaraan sepanjang semester I 2026.

Advertisements

Jumlah tersebut meningkat 1,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan realisasi lalu lintas harian rata-rata (LHR) sebesar 3,58 juta kendaraan per hari.

“Peningkatan volume transaksi tersebut turut mendorong pertumbuhan pendapatan tol perseroan sekaligus menunjukkan potensi pertumbuhan mobilitas pada jaringan jalan tol yang dikelola Jasa Marga,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Rivan A Purwantono dalam keterangan resmi, Senin (31/8/2026).

Advertisements

Trisula (TRIS) Bagikan Dividen Interim Rp 7,01 Miliar, Berikut Proyeksi Yield-nya

Guna menopang tren peningkatan mobilitas tersebut, Jasa Marga juga terus memperkuat perannya sebagai market leader jalan tol di Indonesia. 

Hingga akhir Juni 2026, dari total konsesi sepanjang 1.736 kilometer (KM) yang dimiliki, perseroan telah mengoperasikan 1.294 KM jalan tol yang setara dengan 42% dari total seluruh jaringan jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

Penguatan jaringan ini terus dilanjutkan melalui percepatan pembangunan di sejumlah ruas baru, antara lain Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo, dan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi.

Rivan bilang, pengembangan proyek-proyek tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, menghubungkan simpul-simpul logistik, kawasan industri, dan destinasi wisata guna membangkitkan lalu lintas baru (traffic generation) sekaligus meningkatkan kelancaran rantai pasok nasional.

Bagi Jasa Marga, pembangunan jalan tol tidak berdiri sendiri per ruas, melainkan bagian dari satu kesatuan jaringan yang saling terhubung. 

“Oleh karena itu, optimalisasi konektivitas antar ruas menjadi kunci untuk mengoptimalkan utilisasi jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di koridor yang kami layani,” jelasnya.

Rupiah Diproyeksi Bergerak di Rp 17.700-Rp 17.850 pada Rabu (2/9), Cek Sentimennya

Melansir laporan keuangannya, pendapatan JSMR di semester I 2026 tercatat sebesar Rp 13,11 triliun. Ini turun 6% dari Rp 13,94 triliun di semester I 2025.

Secara rinci, pendapatan tersebut mayoritas ditopang pendapatan tol sebesar Rp 9,5 triliun. Lalu, pendapatan konstruksi menyumbang Rp 2,8 triliun dan pendapatan usaha lainnya Rp798,23 miliar.

Beban pokok pendapatan sebesar Rp 7 triliun per semester I 2026, turun dari Rp 8,31 triliun di periode sama tahun lalu.

Laba bruto pun menjadi Rp 6,1 triliun di akhir Juni 2026, naik 8,41% YoY dari Rp 5,63 triliun.

EBITDA Perseroan mencapai Rp7,0 triliun, meningkat 8,1% dibanding periode yang sama tahun lalu dengan margin EBITDA yang tetap terjaga di level 67,8%. 

“Capaian EBITDA ini memperkuat kapasitas perseroan dalam menghasilkan arus kas yang solid untuk memenuhi kewajiban finansial, sekaligus mendukung agenda investasi dan ekspansi usaha secara berkelanjutan,” katanya.

JSMR pun mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 1,91 triliun per akhir Juni 2026, naik 2,01% YoY.

Rivan bilang, pencapaian JSMR pada Semester I 2026 merupakan cerminan dari kepercayaan pengguna jalan tol dan kemampuan perseroan dalam menjaga pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.

“Kinerja keuangan yang solid dan arus kas JSMR yang sehat merupakan modal utama untuk terus berinvestasi pada peningkatan standar layanan, digitalisasi sistem manajemen lalu lintas serta peremajaan fasilitas di seluruh koridor tol,” paparnya.

Memasuki paruh kedua tahun 2026, JSMR melihat momentum pertumbuhan positif masih memiliki ruang untuk terus berkembang seiring dengan membaiknya konektivitas dan geliat aktivitas ekonomi nasional. 

“Kami tidak hanya berkomitmen memberikan imbal hasil yang berkelanjutan bagi pemegang saham, tetapi juga berdedikasi menciptakan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengguna jalan,” ungkapnya.

Advertisements

Also Read

Tags