Puradelta (DMAS) kantongi marketing sales Rp 1,15 triliun, 75% dari data center

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Sektor data center menjadi motor utama bisnis PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) sepanjang paruh pertama 2026. Pengembang kawasan Kota Deltamas tersebut mencatatkan nilai prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp 1,15 triliun hingga semester I 2026.

Advertisements

Realisasi tersebut telah mencapai sekitar 55% dari target pra penjualan DMAS sepanjang 2026.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (4/9/2026) mengatakan sektor industri menjadi kontributor terbesar terhadap capaian prapenjualan perseroan pada semester I 2026. Dari sektor tersebut, permintaan dari industri data center menjadi yang paling dominan.

Advertisements

Asing Banyak Melego Saham-Saham Ini Saat IHSG Menguat 1,82% ke 6.636 dalam Sepekan

“Penggerak utama pertumbuhan marketing sales pada periode ini berasal dari sektor industri, dengan kontribusi terbesar berasal dari industri data center,” ujar Tondy.

Tingginya minat industri data center tercermin dari total permintaan lahan industri di Kota Deltamas yang telah mencapai sekitar 85 hektare hingga pertengahan 2026.

Menariknya, sekitar 75% dari permintaan tersebut berasal dari pelaku industri data center. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya kebutuhan lahan untuk pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Jakarta.

Menurut perseroan, daya tarik Kota Deltamas bagi industri data center tidak hanya berasal dari ketersediaan lahan, tetapi juga dukungan infrastruktur dan fasilitas yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dengan tingkat keandalan tinggi.

Dukungan tersebut antara lain berupa pasokan listrik dengan kualitas layanan premium, jaringan telekomunikasi berbasis serat optik (fiber optic) dengan tingkat keandalan dan redundansi tinggi, serta sistem pengelolaan air dengan konsep looping untuk menjaga ketersediaan air bersih maupun air daur ulang.

Selain itu, kawasan tersebut dilengkapi pusat komando data dan sistem keamanan terpadu guna mendukung aspek keamanan dan operasional kawasan industri.

Tondy mengatakan perseroan akan terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan seiring dengan tingginya permintaan lahan industri.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya DMAS untuk memperkuat posisi Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern yang ramah lingkungan sekaligus pusat aktivitas regional di kawasan timur Jakarta.

Sebagai informasi, Kota Deltamas merupakan kawasan terpadu yang dikembangkan dan dikelola DMAS di Cikarang Pusat. Kawasan ini memiliki total area pengembangan sekitar 3.200 hektare.

Kota Deltamas dikembangkan dengan konsep self-sustained integrated township yang mengintegrasikan kawasan industri, hunian, dan komersial dalam satu kawasan.

Lokasinya juga didukung sejumlah keunggulan, mulai dari akses langsung menuju jalan tol, ketersediaan land bank, hingga fasilitas penunjang seperti lembaga pendidikan, apartemen sewa, dan rencana pengembangan pusat komersial.

Nikel Jadi Mesin Pertumbuhan Antam (ANTM), Maybank Pertahankan Target Harga Rp 4.700

Advertisements

Also Read

Tags