JAKARTA. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia terus menunjukkan angka yang signifikan, mencerminkan partisipasi masyarakat yang kian meluas dalam ekosistem aset digital ini. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap bahwa sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, total transaksi aset kripto di tanah air telah mencapai angka luar biasa sebesar Rp 171,12 triliun. Angka ini tidak hanya menunjukkan besarnya volume perdagangan, tetapi juga didukung oleh basis pengguna yang solid, dengan jumlah akun konsumen yang terdata mencapai 22,93 juta.
Pertumbuhan pesat dalam nilai transaksi dan jumlah pengguna ini secara inheren meningkatkan urgensi terhadap aspek literasi, keamanan, tata kelola yang baik, serta perlindungan konsumen di dalam industri aset kripto. Semakin banyaknya masyarakat yang terlibat, semakin krusial pula upaya untuk memastikan mereka memiliki pemahaman yang memadai dan terlindungi dari potensi risiko yang ada. Kebutuhan akan penguatan di berbagai lini ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku industri untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan.
Menanggapi dinamika industri yang terus berkembang ini, Aloysia Dian, Chief Marketing Officer Indodax, menekankan pentingnya pertumbuhan industri kripto yang selaras dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Menurutnya, kemajuan dalam volume transaksi harus diimbangi dengan peningkatan literasi agar penggunaan aset kripto dapat dilakukan secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat adalah kunci untuk memastikan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Aloysia menyatakan bahwa pertumbuhan industri kripto harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kualitas layanan. Ia menambahkan bahwa penguatan lintas ekosistem menjadi semakin mendesak seiring dengan semakin meluasnya adopsi aset kripto di Indonesia. Peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pengguna merupakan elemen fundamental dalam membangun kepercayaan yang kokoh terhadap platform aset kripto. Kepercayaan ini, menurutnya, adalah fondasi utama bagi pertumbuhan industri jangka panjang.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Indodax secara proaktif menjalankan program edukasi komprehensif melalui Indodax Academy. Program ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan yang mendalam mengenai aset kripto dan teknologi blockchain. Materi pembelajaran yang disajikan mencakup berbagai aspek, mulai dari konsep dasar hingga strategi investasi yang lebih kompleks. Selain itu, Indodax Academy juga menyelenggarakan kelas interaktif, menyediakan konten digital yang mudah diakses, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi pendidikan untuk memperluas jangkauan edukasi.
Inisiatif edukasi ini sangat penting mengingat semakin besarnya jumlah pengguna aset kripto di dalam negeri. Indodax sendiri melaporkan telah melayani lebih dari 10 juta member, yang merupakan kontributor signifikan terhadap total akun konsumen aset kripto nasional yang mencapai 22,93 juta per Juli 2026. Angka ini menunjukkan bahwa Indodax merupakan salah satu pemain utama dalam memfasilitasi partisipasi masyarakat di pasar aset kripto Indonesia.
Aloysia menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat aspek keamanan, inovasi, edukasi, dan tata kelola. Upaya ini dilakukan untuk mengimbangi perkembangan kebutuhan pengguna dan dinamika industri yang sangat cepat berubah. Dengan fokus pada area-area strategis ini, Indodax berupaya untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar aset kripto yang terus berevolusi.
Di tengah performa positif tersebut, Indodax juga berhasil meraih berbagai apresiasi industri yang menegaskan posisinya sebagai salah satu platform terkemuka. Terbaru, PT Indodax Nasional Indonesia dianugerahi Disway Awards 2026 dalam kategori Crypto Exchange untuk penghargaan Trusted & Popular Brand 2026. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kepercayaan publik dan reputasi yang telah dibangun oleh perusahaan.
Proses pemilihan pemenang Disway Awards 2026 didasarkan pada riset mendalam dan survei publik yang diselenggarakan oleh Disway National Network bekerja sama dengan Infovesta Utama. Riset ini melibatkan partisipasi dari 20.000 responden yang berusia antara 17 hingga 60 tahun, mencakup 20 kota besar di seluruh Indonesia, sehingga memberikan gambaran yang representatif mengenai persepsi publik terhadap merek-merek di berbagai sektor industri.
Sebelumnya, Indodax juga telah mengukuhkan prestasinya dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi lainnya. Di antaranya adalah Most Trusted Financial Brand Awards 2026 dari InvestorTrust dan Anugerah Ksatria CFX 2026. Rangkaian penghargaan ini menjadi penanda konsistensi Indodax dalam memberikan layanan terbaik dan membangun kepercayaan di kalangan konsumen.
Aloysia menyambut baik berbagai apresiasi yang telah diterima. Ia menyatakan bahwa penghargaan-penghargaan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk tidak hanya mempertahankan kualitas layanan yang telah ada, tetapi juga untuk terus memperkuat komitmennya dalam bidang edukasi, inovasi, keamanan, dan tata kelola. Upaya berkelanjutan di area-area ini sangat vital untuk memenuhi ekspektasi pengguna dan mendukung perkembangan ekosistem kripto nasional.
Ke depan, Indodax bertekad untuk terus memperkuat edukasi, inovasi, keamanan, dan tata kelola. Tujuannya adalah untuk senantiasa memberikan layanan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan pesat ekosistem kripto nasional, serta memastikan pengalaman pengguna yang optimal. Komitmen ini menegaskan visi Indodax untuk menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan aset digital bagi masyarakat Indonesia.




