BANYU POS – – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tak ingin merespons jauh mengenai rencana pemerintah yang akan menyalurkan gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan lewat koperasi.
Adapun rencana tersebut disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono beberapa waktu lalu.
“Saya belum bisa berkomentar ya,” kata Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi pada Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu, Noor Faisal Achmad Noor Faisal kepada wartawan di Jakarta, kemarin, dikutip Kamis (8/10).
Pun saat ditanyai mengenai dampak hingga risiko apabila kebijakan tersebut diterapkan, Noor tetap irit bicara.
“Saya belum bisa berkomentar,” tegasnya.
DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu, Legislator Gerindra Bahtra Banong jadi Ketua
Sebelumnya, Menkop Ferry mengungkapkan rencana pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai unit layanan jasa untuk menyalurkan gaji ASN dan pembayaran pensiun.
Ferry mengatakan, rencana tersebut saat ini masih dibahas bersama Menkeu sebagai bagian dari upaya memperkuat peran koperasi dalam menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam diskusi publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam di Jakarta, Senin (5/10).
Menurut Ferry, perluasan fungsi tersebut menjadi bagian dari penguatan koperasi agar dapat memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat sekaligus meningkatkan daya saingnya dengan perbankan.
Rencana tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kelembagaan koperasi melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian yang tengah dibahas bersama DPR RI.
Dalam RUU tersebut, pemerintah mengusulkan pembentukan otoritas pengawas koperasi tersendiri di luar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta perlindungan simpanan masyarakat di koperasi melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ferry mengatakan, penguatan fungsi layanan dan kelembagaan tersebut diharapkan dapat membuat koperasi semakin mampu bersaing dengan perbankan.
“Kalau itu terjadi dalam waktu dekat keberadaan koperasi-koperasi akan bisa bersaing dengan perbankan yang ada di Indonesia,” ujarnya.




