Harga saham Bank BCA (BBCA) anjlok terseret sentimen MSCI, begini kata BCA

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA.  Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ambles 14,81%  ke level Rp 5.175 per saham pada Jumat (16/10/2026). 

Advertisements

Harga saham BBCA ikut terseret sentimen pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan mengubah klasfikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Rencana MSCI itu membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok pada Jumat akhir pekan lalu. 

Advertisements

Menanggapi anjloknya harga saham BBCA, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, BCA terus mencermati perkembangan yang terjadi di pasar modal dan menghormati proses yang berjalan.

“BCA senantiasa mencermati dan menghormati seluruh proses dan dinamika yang berjalan di pasar modal,” ujar Hera dalam jawaban tertulis, Jumat (16/10/2026).

Jika MSCI Turunkan Status RI, Saham Big Bank Bisa Jadi Sasaran Jual, Ini yang Menarik

Hera menambahkan, BCA akan tetap berfokus pada fundamental bisnis perseroan dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menghadapi dinamika pasar saat ini.

BCA juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Seperti diketahui, dalam pengumuman pada Jumat (16/10/2026), MSCI mengusulkan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori emerging market menjadi standalone market.

Usulan tersebut didasarkan pada penilaian MSCI terhadap transparansi dan tata kelola pasar saham Indonesia yang dinilai belum menunjukkan perbaikan memadai sejak Februari 2026.

Sebelumnya, dalam evaluasi klasifikasi pasar pada Juni 2026, MSCI juga menyoroti persoalan kelayakan investasi di pasar saham Indonesia. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain struktur kepemilikan saham yang dinilai tidak transparan serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

MSCI mengakui bahwa otoritas pasar modal Indonesia telah mengumumkan sejumlah langkah reformasi. Namun, berdasarkan masukan investor institusi, implementasi reformasi tersebut dinilai perlu dilakukan secara konsisten dan menunjukkan dampak nyata yang berkelanjutan.

Komisaris Tambah 29.100 Saham BMRI, Simak Nilai Transaksinya

  BBCA Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags