BANYU POS Jakarta. Sejumlah emiten yang tergabung dalam indeks Kompas100 mencatatkan pertumbuhan laba bersih signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Bahkan, beberapa perusahaan berhasil membukukan kenaikan laba hingga berkali-kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas per 2 November 2026, median pertumbuhan laba bersih dari 30 emiten Kompas100 dengan kinerja terbaik mencapai 75,4% secara tahunan atau year on year (YoY).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 emiten berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih lebih dari 100% dibandingkan Januari-September 2025.
Data tersebut merupakan hasil kurasi BRI Danareksa Sekuritas terhadap 30 saham dengan pertumbuhan laba bersih tertinggi dari 58 emiten anggota Kompas100 yang telah merilis laporan keuangan periode Januari-September 2026.
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menempati posisi teratas dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 5.226,2% YoY menjadi Rp 344,44 miliar.
Di posisi kedua terdapat PT Indika Energy Tbk (INDY) yang membukukan laba bersih US$ 20,21 juta, melonjak 4.118,3% YoY.
Selanjutnya, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan laba bersih US$ 196,16 juta atau tumbuh 660,1% YoY. Sementara itu, PT Timah Tbk (TINS) berada di posisi keempat dengan laba bersih Rp 4,12 triliun, meningkat 584,1% YoY.
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) melengkapi lima besar setelah membukukan laba bersih US$ 80,04 juta, tumbuh 526% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Grup Barito Pacific Lanjutkan Buyback Empat Saham, Total Capai Rp830,7 M
Daftar 30 saham Kompas100 dengan pertumbuhan laba tertinggi
Berikut daftar 30 emiten Kompas100 dengan pertumbuhan laba bersih tertinggi sepanjang Januari-September 2026 berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas:
Peringkat 1-10
Peringkat 1-10
Peringkat Kode saham Laba bersih Pertumbuhan YoY 1 SSIA Rp 344,44 miliar 5.226,2% 2 INDY US$ 20,21 juta 4.118,3% 3 PSAB US$ 196,16 juta 660,1% 4 TINS Rp 4,12 triliun 584,1% 5 BULL US$ 80,04 juta 526% 6 GGRM Rp 4,52 triliun 308,6% 7 PTBA Rp 4,41 triliun 216,4% 8 INET Rp 58,06 miliar 199,7% 9 INCO US$ 147 juta 180,6% 10 PANI Rp 1,94 triliun 145,4%
Tonton: IHSG Menajak Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (2 November 2026).
Peringkat 11-20
Peringkat Kode saham Laba bersih Pertumbuhan YoY 11 ESSA US$ 51,11 juta 139,9% 12 DEWA Rp 513,08 juta 114,6% 13 RATU Rp 25,09 miliar 113,2% 14 WIFI Rp 478,22 juta 83,9% 15 BKSL Rp 126,48 miliar 75,8% 16 RAJA US$ 31,08 juta 75,1% 17 ADRO US$ 516,56 juta 71,3% 18 HRTA Rp 898,87 miliar 56,1% 19 CPIN Rp 5,18 triliun 53,9% 20 ARTO Rp 298,08 miliar 49,7%
Peringkat 21-30
Peringkat Kode saham Laba bersih Pertumbuhan YoY 21 ANTM Rp 8,84 triliun 47,9% 22 INKP US$ 459,77 juta 41,1% 23 LSIP Rp 1,74 triliun 39,9% 24 CBDK Rp 1,82 triliun 39% 25 ERAA Rp 1,09 triliun 38,5% 26 ISAT Rp 4,92 triliun 37,2% 27 NCKL Rp 8,69 triliun 34,8% 28 AKRA Rp 2,21 triliun 34% 29 MYOR Rp 2,43 triliun 31,2% 30 ENRG US$ 72,81 juta 30,8%
Daftar di atas memperlihatkan bahwa emiten dari berbagai sektor berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Namun, pertumbuhan laba yang tinggi tidak serta-merta mencerminkan prospek saham ke depan karena investor tetap perlu memperhatikan keberlanjutan kinerja, kondisi keuangan, dan valuasi masing-masing perusahaan.
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/11/02/174334526/intip-30-saham-kompas100-dengan-pertumbuhan-laba-bersih-tertinggi.



