Finance

Anomali pasar: Saham ini dibuang asing, tapi justru diincar smart money?

Hikma Lia

BANYU POS - Pada 10 Februari 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan total perputaran nilai perdagangan sebesar Rp 18,65 triliun. Dari angka tersebut, pasar reguler mendominasi dengan kontribusi Rp 16,98 triliun, sementara pasar negosiasi mencatatkan transaksi strategis senilai Rp 1,67 triliun. Kondisi ini mencerminkan psikologi pasar yang cukup optimis namun selektif, di mana institusi besar mulai melakukan rebalancing portofolio di...

Finance

OJK: Situasi di pasar modal saat ini adalah akumulasi masalah struktural

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi pasar modal Indonesia saat ini merupakan akumulasi dari berbagai persoalan struktural yang telah berlangsung cukup lama, bukan semata-mata akibat tekanan jangka pendek atau gejolak yang bersifat temporer. Itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam agenda Economic Outlook, Selasa (10/2/2026). Menurutnya, persoalan-persoalan di pasar modal...

Finance

Bedah anatomi perdagangan BEI (9 Feb 2026): Dana besar masuk saham mid-small caps!

Hikma Lia

BANYU POS - Pasar modal Indonesia pada penutupan perdagangan 10 Februari 2026 mencatatkan total perputaran nilai mencapai Rp 18,65 triliun. Dari angka tersebut, pasar reguler mendominasi dengan kontribusi Rp 16,98 triliun, sementara pasar negosiasi mencatatkan transaksi strategis senilai Rp 1,67 triliun. Kondisi ini mencerminkan psikologi pasar yang cukup optimis namun selektif, di mana institusi besar mulai melakukan rebalancing portofolio...

Finance

Belum penuhi aturan, Garuda Metalindo (BOLT) batal bagi dividen interim

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membatalkan pembagian dividen interim yang sebelumnya sudah diumumkan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 9 Februari 2026. Direktur Garuda Metalindo Anthony Wijaya menjelaskan, pembatalan pembagian dividen interim dilakukan karena belum memenuhi ketentuan perihal pelaksanaan pembagian dividen interim. Baca Juga: Keputusan FTSE Russel Cenderung Direspons Negatif Investor...

Finance

IHSG menguat 1,4% ke 8.131 pada Selasa (10/2), SCMA, SMGR, ADMR jadi top gainers LQ45

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 99,86 poin atau 1,4% ke 8.131,73 pada akhir perdagangan Selasa (10/2/2026). Sebanyak 556 saham naik, 144 saham turun dan 116 saham stagnan. Seluruh indeks sektoral menguat menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang konsumen siklikal yang naik 2,95%, sektor perindustrian naik 2,72% dan sektor properti yang naik 1,97%. Baca Juga:...

Finance

Arah valas utama beragam, simak strateginya

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Pergerakan mata uang utama global (valas utama) masih berlangsung bervariasi di tengah fase pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Divergensi ini mencerminkan respons pasar yang berbeda-beda terhadap kombinasi faktor domestik masing-masing negara, meskipun greenback sedang berada dalam tren pelemahan. Melansir Trading Economics Senin (9/2) pukul 15.10 WIB, pasangan valas EUR/USD di 1,18, naik 15% secara YoY, valas GBP/USD...

Finance

OJK ungkap akar masalah praktik manipulasi harga saham gorengan

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan akar utama dalam kasus praktik manipulasi harga saham di pasar modal Tanah Air alias saham gorengan. Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap, menyatakan salah satu akar utama praktik manipulasi harga di pasar modal Indonesia adalah penyimpangan dalam proses initial public offering (IPO). Khususnya, terkait...

Finance

Begini rekomendasi saham Darya-Varia (DVLA) jelang Ramadan

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Prospek PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) pada tahun 2026 dinilai masih moderat, di tengah koreksi harga saham meski kinerja laba tetap tumbuh positif. Analis menilai tekanan saham lebih dipicu faktor likuiditas dan kondisi sektor, bukan pelemahan fundamental. Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menyebut koreksi saham DVLA sepanjang 2025 lebih disebabkan rendahnya likuiditas saham lapis kedua. Alhasil, saham...