Finance

IHSG berpotensi tembus level 10.000, cermati saham pilihan analis

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Sejumlah analis memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mencapai level 9.000. Bahkan, dalam skenario bullish indeks komposit Tanah Air ini berpotensi menyentuh 10.000. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza C. Suryanata menilai pasar saham dalam negeri masih menjadi tujuan investasi oleh investor asing. Sebab, pasar saham emerging market, termasuk Indonesia punya valuasi yang relatif atraktif. Dia...

Finance

Denda aktivitas usaha di hutan berlaku, cermati rekomendasi saham CPO dan tambang

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Langkah pemerintah yang bakal agresif menerapkan denda administratif atas aktivitas usaha yang berada di kawasan hutan pada 2026 dapat menjadi isu krusial bagi emiten-emiten di sektor perkebunan kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) dan pertambangan. Dalam berita sebelumnya, Jaksa Agung ST. Burhanuddin menyebut adanya potensi penerimaan denda administratif dari sektor perkebunan sawit dan pertambangan pada 2026 mendatang....

Finance

Valas Asia bergerak bervariasi, geopolitik dan bank sentral jadi penentu

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Pergerakan mata uang Asia (valuta asing/valas) terhadap dolar AS terpantau bergerak bervariasi. Sejumlah mata uang berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan terakhir, sementara lainnya masih berada di bawah tekanan dolar AS. Melansir data Bloomberg, Kamis (25/12), Rupiah menguat 0,14% ke level Rp 16.741 per dolar AS. Penguatan juga dialami ringgit Malaysia (MYR) yang naik 0,42% ke 4,047 per dolar AS. Yuan China...

Finance

Proyeksi IHSG pekan depan: Minim katalis, investor diminta selektif

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak konsolidatif pada perdagangan Senin (29/12/2025), seiring minimnya katalis ekonomi jangka pendek dan masih berlangsungnya aksi ambil untung menjelang akhir tahun. Pada perdagangan Rabu (24/12/2025), IHSG ditutup di level 8.537,91, melemah 0,55% atau turun 46,97 poin. Pergerakan indeks cenderung sideways hingga melemah, mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar...

Finance

UBS lepas 627,35 juta saham di Bumi Resources (BUMI), tujuannya tak biasa!

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. UBS Group AG terpantau menjual sebagian kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Senin (22/12/2025), UBS menjual sebanyak 627.351.600 saham BUMI pada harga Rp 366 per saham. Transaksi yang dieksekusi pada 15 Desember 2025 tersebut memiliki nilai total sekitar Rp 229,61 miliar. "Tujuan UBS menjual saham BUMI ialah untuk kegiatan lindung nilai derivatif klien....

Finance

Saham Logindo (LEAD) naik kencang, ternyata ada pengumuman penting ini

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Pergerakan harga saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) terpantau melesat naik beberapa waktu belakangan ini. Hingga akhir perdagangan Rabu (24/12/2025) lalu, saham LEAD berada di posisi Rp 137 per saham atau menguat 9,6% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, pergerakan harga sahamnya telah melonjak 77,92%, dan telah menguat 39,8% secara tahun berjalan. Di tengah pergerakan harga saham yang terus...

Finance

CGS Sekuritas beli saham Darma Henwa (DEWA) di harga diskon Rp 179 miliar

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. PT CGS International Sekuritas Indonesia mengakumulasi saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Pembelian tersebut menurut CGS Sekuritas dalam rangka transaksi repurchase agreement. Dalam keterbukaan informasi di BEI pada 24 Desember 2025, CGS Sekuritas menambah kepemilikan saham sebanyak 680,34 juta saham di harga Rp 264 per saham. Transaksi tersebut dilaksanakan pada 11 Desember 2025. Sehingga nilai transaksi mencapai Rp 179,61...

Finance

Restrukturisasi Indofarma (INAF) dinilai analis masih butuh dukungan pendanaan

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Upaya PT Indofarma Tbk (INAF) dalam melanjutkan restrukturisasi kinerja dan pemulihan fundamental usaha mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, meski proses pemulihan dinilai masih membutuhkan dukungan pendanaan yang kuat. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menilai perbaikan kinerja Indofarma hingga triwulan III-2025 menjadi sinyal awal yang positif. Hal ini tercermin dari penurunan rugi...