Verah yang dikenal sebagai mantan pengendali serta Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk. (DATA) itu terpantau memborong sebanyak 70,62 juta lembar saham TAMA.
S&P Dow Jones memantau reformasi pasar saham Indonesia dan melanjutkan rebalancing Maret 2026, meski MSCI dan FTSE Russell menunda tinjauan karena kekhawatiran transparansi.
S&P akan melanjutkan rebalancing saham Indonesia pada Maret 2026, berbeda dengan MSCI dan FTSE Russell yang menangguhkan peninjauan karena isu transparansi.