Astra International (ASII) akan melakukan buyback saham senilai Rp2 triliun untuk meningkatkan nilai pemegang saham, menggunakan dana internal tanpa dampak negatif pada kinerja keuangan. Aksi ini berlangsung 19 Januari-25 Februari 2026.
Saham Astra (ASII) diprediksi tembus level Rp8.100 usai melesat sepanjang tahun ini, didukung oleh free cash flow yang kuat dan prospek otomotif yang positif.
BlackRock dan Vanguard mengambil langkah berbeda di saham Astra (ASII) menjelang dividen interim. Vanguard menambah saham, sementara BlackRock mengurangi.