Bank Indonesia menyuntikkan Rp397,9 triliun ke perbankan awal 2026, hampir dua kali lipat dana pemerintah. Ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan suku bunga kredit.
Bank Indonesia telah membeli SBN senilai Rp217,1 triliun hingga 16 September 2025, sebagian besar melalui debt switching, untuk mendukung stabilitas ekonomi dan program ekonomi kerakyatan.