Saham Grup Astra seperti ASII, UNTR, dan AALI rebound setelah penurunan akibat pencabutan izin tambang. UNTR rencana buyback saham Rp2 triliun untuk stabilitas.
Investor asing BANYU POS buy Rp1,06 triliun di awal 2026, dengan saham BUMI, GOTO, dan DEWA menjadi incaran, seiring penguatan IHSG dan kepercayaan makro.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
BEI dan OJK mengkaji peningkatan free float saham dari 7,5% menjadi 10% untuk memperdalam pasar. Kenaikan ini butuh dana Rp21 triliun, sementara 15% butuh Rp203 triliun.
Dengan masuknya aliran Danantara, BEI berharap lebih banyak perusahaan BUMN melantai di bursa untuk meningkatkan opsi & kontribusi investor institusi domestik.