Bank Indonesia memperketat pembelian valas tanpa 'underlying' untuk menstabilkan rupiah yang mendekati Rp17.900 per dolar AS, di tengah ketidakpastian global.
Bank Indonesia akan intervensi rupiah di pasar offshore selama libur Lebaran 2026 untuk mengantisipasi gejolak Timur Tengah dan menjaga stabilitas ekonomi.