Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Jakarta tumbuh 4,6%-5,4% di Q4 2025, didorong oleh peningkatan konsumsi saat Natal dan Tahun Baru serta dukungan sektor kreatif.
Injeksi likuiditas Rp200 triliun ke himbara berpotensi mempengaruhi inflasi 2025, namun dampaknya diperkirakan terbatas karena ekonomi masih di bawah potensi.