IHSG Diproyeksi Cetak Rekor Lagi Menuju 8.650

Hikma Lia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatannya, dengan potensi mencapai kisaran level 8.650 pada perdagangan Kamis (27/11). Optimisme ini muncul setelah IHSG mencetak performa impresif pada sesi sebelumnya.

Advertisements

Pada penutupan perdagangan Rabu (26/11), IHSG berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 0,94 persen, memposisikan diri pada rekor tertinggi baru di angka 8.602,13. Pencapaian ini melampaui puncak sebelumnya di level 8.570, menegaskan momentum positif yang tengah melanda pasar saham domestik.

Menurut analisis mendalam dari Phintraco Sekuritas, secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan sinyal bullish yang kuat. Indeks ini terpantau berhasil bertahan di atas rata-rata pergerakan 5 hari (MA5) dan 20 hari (MA20), sekaligus menutup perdagangan di atas level psikologis krusial 8.600. Lebih lanjut, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih membentuk pelebaran positive slope, mengindikasikan berlanjutnya potensi penguatan.

“Dengan mempertimbangkan indikator-indikator teknikal tersebut, IHSG masih sangat berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji level resistance penting di 8.650 pada perdagangan Kamis (27/11),” ungkap Analis Phintraco Sekuritas dalam keterangannya.

Advertisements

Untuk memanfaatkan peluang di tengah potensi penguatan ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan pada Kamis (27/11), antara lain INTP, ARCI, CDIA, SMGR, dan PNLF.

Senada dengan pandangan tersebut, MNC Sekuritas juga memperkirakan bahwa IHSG akan menunjukkan penguatan pada perdagangan Kamis (27/11). Mereka memproyeksikan rentang pergerakan IHSG berpeluang berada di area 8.616 hingga 8.660.

“Kami memprediksi, IHSG masih berada dalam bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga area penguatan berikutnya yang patut dicermati berada di kisaran 8.616-8.660,” jelas Analis MNC Sekuritas.

Adapun, daftar saham-saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk perdagangan Kamis (27/11) meliputi ANTM, EMAS, ISAT, dan KLBF.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Advertisements

Also Read

Tags