Saham blue chip ini beri dividen Rp 10.000 per lot, hari ini (6/5) cum date

Hikma Lia

BANYU POS Jakarta. Para investor saham jangan sampai melewatkan kesempatan terakhir untuk meraih dividen menarik dari salah satu saham blue chip terkemuka, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Hari ini, Rabu 6 Mei 2026, menjadi batas akhir atau cum dividen date bagi saham AKRA. Dengan momentum ini, setiap investor berkesempatan mendapatkan dividen sebesar Rp 10.000 untuk setiap lot saham AKRA yang dimiliki.

Advertisements

Cum dividen date merupakan periode krusial di mana saham masih melekat hak dividennya. Untuk memastikan Anda mendapatkan bagian dari keuntungan perusahaan, investor wajib membeli saham tersebut paling lambat pada tanggal cum dividen dan memegangnya hingga tanggal pencatatan (recording date) yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi kunci bagi para pemburu dividen yang ingin memetik keuntungan.

Keputusan pembagian dividen ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT AKR Corporindo Tbk yang diselenggarakan pada Senin, 27 April. Dalam rapat tersebut, pemegang saham dengan suara bulat menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 100 per saham. Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai angka fantastis, yakni Rp 1,98 triliun. Angka ini menegaskan kembali bahwa setiap lot saham AKRA akan memberikan dividen sebesar Rp 10.000 kepada para pemegangnya, sebuah nilai yang patut diperhitungkan.

Kinerja finansial AKRA yang solid menjadi dasar kuat bagi pembagian dividen yang menggiurkan ini. Pada tahun 2025 lalu, PT AKR Corporindo Tbk berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 2,47 triliun. Angka tersebut menunjukkan profitabilitas perusahaan yang konsisten dan berkelanjutan, memberikan keyakinan lebih bagi para investor akan stabilitas fundamental AKRA.

Advertisements

Berikut adalah jadwal lengkap dan krusial terkait pembayaran dividen saham AKRA yang perlu dicermati oleh setiap investor agar tidak ketinggalan momen penting ini:

  • Cum Date (Pasar Reguler & Negosiasi): 6 Mei 2026
  • Ex Date (Pasar Reguler & Negosiasi): 8 Mei 2026
  • Cum Date (Pasar Tunai): 11 Mei 2026
  • Recording Date: 11 Mei 2026
  • Payment Date (Pembayaran): 21 Mei 2026

Daya tarik dividen AKRA semakin kuat jika melihat yield dividen saham AKRA yang ditawarkannya. Pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, harga saham AKRA ditutup pada level Rp 1.520, mengalami koreksi sebesar 50 poin atau 3,18% dibandingkan hari sebelumnya. Meskipun demikian, dengan harga tersebut, yield dividen saham AKRA tercatat mencapai 6,58%. Angka ini jauh melampaui rata-rata suku bunga deposito rupiah di bank umum yang saat ini hanya berkisar 2%, menandakan bahwa yield dividen AKRA setara dengan lebih dari tiga kali lipat bunga deposito.

Melihat prospek dan kinerja perusahaan yang menjanjikan, rekomendasi saham AKRA dari para ahli patut menjadi perhatian. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, secara tegas merekomendasikan “beli” untuk saham AKRA, dengan target harga optimis di Rp 1.605 per saham. Keyakinan ini didasari oleh beberapa faktor fundamental yang kuat yang mendukung pertumbuhan AKRA ke depan.

Menurut Nafan Aji Gusta, kinerja AKRA pada tahun 2026 diproyeksikan akan terus terdorong oleh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Pertumbuhan permintaan lahan di KEK JIIPE, bersama dengan potensi peningkatan recurring income dari aktivitas para tenant di kawasan industri tersebut, akan menjadi motor penggerak utama bagi pendapatan perusahaan. “Kinerja positif kuartal I-2026 mestinya bisa berlanjut,” tegasnya pada Senin, 27 April 2026, menunjukkan keyakinan akan momentum pertumbuhan AKRA.

Selain itu, AKRA juga menunjukkan ketahanan yang luar biasa terhadap volatilitas harga minyak dunia, bahkan di tengah gejolak konflik geopolitik di Timur Tengah. Model bisnis AKRA yang terbiasa meneruskan (pass-through) kenaikan harga minyak kepada para pelanggannya memungkinkan margin keuntungan mereka tetap terjaga stabil, menjaga kinerja finansial perusahaan dari dampak eksternal yang tidak terduga.

Meski prospeknya cerah, beberapa risiko tetap perlu diwaspadai oleh AKRA, seperti potensi tersendatnya pasokan impor minyak mentah. Untuk memitigasi risiko ini, emiten perlu memperkuat strategi efisiensi rantai pasok dan digitalisasi logistik secara menyeluruh. Selain itu, peningkatan kapasitas penyimpanan tangki juga dinilai krusial untuk mengembangkan stok dan memastikan ketersediaan pasokan. Langkah-langkah strategis ini akan semakin memperkokoh posisi AKRA di pasar dan memastikan keberlanjutan operasionalnya.

Advertisements

Also Read

Tags