Lompatan saham konglomerat Prajogo, Aguan cs dalam sepekan usai bertemu Prabowo

Hikma Lia

JAKARTA – Pergerakan saham sejumlah konglomerat terkemuka Indonesia menunjukkan performa impresif sepanjang pekan ini, dengan kenaikan signifikan pasca serangkaian pertemuan penting antara para taipan tersebut dengan Presiden Prabowo Subianto. Kenaikan harga saham ini menarik perhatian pelaku pasar dan menjadi indikasi respons positif terhadap dialog yang terjalin.

Advertisements

Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), setidaknya lima konglomerat besar mencatat penguatan harga saham yang menawan selama periode perdagangan 9 hingga 13 Februari 2026. Di antara yang paling bersinar adalah portofolio saham milik Prajogo Pangestu, yang menunjukkan performa cemerlang.

Emiten-emiten di bawah bendera Prajogo Pangestu menunjukkan penguatan yang solid. Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melonjak 10,54% dalam sepekan, diikuti oleh PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) yang menguat 12,68%. Tak kalah menarik, PT Petrosea Tbk. (PTRO) mencatat kenaikan signifikan sebesar 30,13%, sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) membukukan apresiasi 11,04% di periode yang sama.

Baca Juga: Top Gainers Sepekan: Saham INDS, ROCK hingga MSIN Urutan Teratas

Advertisements

Tidak hanya itu, portofolio saham milik Sugianto Kusumo atau yang akrab disapa Aguan juga turut mencatatkan kinerja gemilang. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melesat 21,01%, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) meningkat 6,72%, dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD) bahkan melonjak drastis hingga 40,95% dalam kurun waktu sepekan.

Demikian pula dengan deretan saham yang dikendalikan oleh Anthony Salim, yang juga menunjukkan penguatan. Tercatat saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 1,55%, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menguat 4,14%, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) meningkat tipis 0,87%, dan PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) membukukan kenaikan 2,91% dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Investor Asing Kabur Rp14,46 Triliun dari Pasar Saham RI, Kapan Balik?

Dari kubu taipan Franky Widjaja, saham PT Dian Swastika Sentosa Tbk. (DSSA) mengalami kenaikan 10,48%, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) juga menguat 10,30%, sementara PT Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) membukukan apresiasi sebesar 3,56%.

Selanjutnya, sahamsaham besutan taipan Boy Thohir juga menanjak. Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 6,73%, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menguat 7,18%, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) melonjak 8,14%.

Baca Juga: Daftar Saham Top Losers Pekan Ini: HILL, NATO hingga SOTS Ambles

Merangkum kinerja cemerlang tersebut, penguatan saham-saham konglomerat dari lima taipan ini tidak lepas dari momentum penting pertemuan mereka dengan Presiden Prabowo Subianto. Selama sepekan terakhir, Prabowo memang aktif beraudiensi dengan jajaran pengusaha terkemuka di Tanah Air.

Secara spesifik, pada Selasa, 10 Februari 2026, Prabowo diketahui menggelar pertemuan dengan lima konglomerat inti, meliputi Prajogo Pangestu dari Barito Pacific Group, Anthony Salim yang memimpin Salim Group, Franky Widjaja dari Sinar Mas Group, Boy Thohir dari Adaro Energy, serta Sugianto Kusuma dari Agung Sedayu Group.

Sehari sebelum pertemuan penting tersebut, tepatnya pada Senin, 9 Februari 2026, Prabowo juga telah melakukan audiensi dengan 22 pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, Bogor. Agenda ini dihadiri oleh sejumlah tokoh bisnis terkemuka seperti Sofjan Wanandi, Sudhamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, hingga Hendra Widjaja.

Dalam kesempatan lain, pada sarasehan ekonomi bertajuk Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jumat, 14 Februari 2026, Prabowo menegaskan pesannya kepada para pengusaha. Ia secara blak-blakan meminta agar mereka tidak lagi mengakali peraturan. “Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan: Sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya, patuhi peraturan. Kalian pinter-pinter, tapi di Indonesia ini orang pinter itu pinternya pinter mencari peluang mengatasi peraturan,” tegas Prabowo.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut memberikan penjelasan mengenai isi pertemuan antara Presiden dan para pengusaha. Menurut Airlangga, Presiden menekankan pentingnya pelaku usaha di sektor riil untuk terus berupaya meningkatkan penciptaan lapangan kerja. Dalam kesempatan itu pula, para pengusaha juga menyampaikan berbagai keluhan mereka.

Salah satu keluhan utama yang diutarakan, seperti disampaikan Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu, 11 Februari 2026, adalah kekhawatiran mendalam para pengusaha terhadap serbuan barang impor yang berpotensi mengganggu stabilitas dan kelancaran produksi industri nasional. Menanggapi hal tersebut, Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah sebenarnya telah mengimplementasikan berbagai langkah perlindungan, termasuk melalui kebijakan safeguard.

Advertisements

Also Read