IHSG ambruk 4,57% ke 7.577, top losers LQ45: AMMN, INKP dan INCO, Rabu (4/3)

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat dan ambruk pada perdagangan hari ini, setelah sempat dibuka dengan pergerakan yang nyaris stagnan di awal sesi.

Advertisements

Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses melalui RTI, IHSG tergelincir tajam sebesar 362,70 poin atau setara 4,57%, mengakhiri perdagangan Rabu (4/3/2026) di level 7.577,06. Penurunan signifikan ini menandai hari yang kelabu bagi pasar saham domestik.

Pelemahan IHSG disebabkan oleh tertekannya seluruh indeks sektoral yang tercatat di BEI. Sektor barang baku mencatat penurunan paling dalam, yakni 7,42%, diikuti oleh sektor transportasi yang ambles 7,23%. Kinerja buruk juga menimpa sektor barang konsumen non primer dengan koreksi 6,69%, sektor perindustrian melorot 5,38%, infrastruktur anjlok 4,84%, dan energi merosot 4,64%.

IHSG Ambles ke Level 7.500 Akibat Kombinasi Berbagai Sentimen

Advertisements

Tak hanya itu, sektor teknologi juga tidak luput dari tekanan, ambruk 4,26%. Sektor barang konsumen turut melemah 4,13%, sementara sektor properti dan real estate anjlok 3,87%. Pelemahan juga terjadi di sektor keuangan sebesar 3,18% dan sektor kesehatan 2,79%, menunjukkan sentimen negatif yang menyelimuti hampir semua lini bisnis di bursa.

Aktivitas perdagangan saham di BEI mencatatkan total volume mencapai 53,04 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,56 triliun. Data ini menunjukkan dominasi sentimen jual, terlihat dari 734 saham yang melemah, berbanding terbalik dengan hanya 54 saham yang menguat dan 33 saham yang stagnan.

Top losers di indeks LQ45, yang berisi saham-saham unggulan, adalah sebagai berikut:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 10,62% ke Rp 6.100 per saham.

2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) merosot 10,16% ke Rp 9.725 per saham.

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terkoreksi 10,07% ke Rp 6.475 per saham.

IHSG Anjlok 4,32% ke 7.596 pada Sesi I Rabu (4/3), AMMN, INKP, MBMA Top Losers LQ45

Kondisi pasar yang memburuk ini diperparah dengan tidak adanya satupun saham yang berhasil menguat di indeks LQ45 pada hari ini. Hanya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (TMG) yang mampu mempertahankan posisinya, ditutup stagnan di level 25.000 per saham.

AMMN Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags