BANYU POS JAKARTA. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO), emiten yang aktif di sektor pertambangan dan dikenal sebagai pemasok batubara untuk PLN, menunjukkan kinerja keuangan yang cemerlang sepanjang tahun 2025. Perusahaan berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih yang signifikan, tumbuh sebesar 166,45% secara tahunan menjadi Rp 194,59 miliar.
Kinerja positif ini juga tercermin pada laba bersih per saham CNKO yang melesat dari Rp 8,15 per saham di tahun 2024 menjadi Rp 21,73 per saham pada tahun 2025. Respons pasar pun tak kalah antusias; saat laporan keuangan CNKO dirilis pada 6 Maret 2026, harga saham perusahaan langsung meroket 9,84% dari hari sebelumnya, ditutup pada level Rp 67 per saham.
Ramadan Diproyeksi Dongkrak Saham Ritel, Simak Rekomendasi MIDI, MAPA, MAPI, ACES
Lonjakan laba bersih ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha yang solid. Sepanjang 2025, pendapatan usaha CNKO mencapai Rp 1,86 triliun, meningkat 7,51% secara tahunan dibandingkan Rp 1,73 triliun pada tahun 2024. Peningkatan pendapatan ini diperkuat dengan efisiensi operasional, di mana beban pokok pendapatan justru mengalami penurunan sebesar 0,2% secara tahunan menjadi Rp 1,48 triliun.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi beban pokok pendapatan ini berdampak positif pada margin profitabilitas. Laba bruto CNKO di tahun 2025 naik tajam 55,3% secara year on year (yoy) mencapai Rp 380,31 miliar. Lebih lanjut, laba operasi perusahaan juga meningkat substansial sebesar 76,13% secara tahunan, menembus angka Rp 317,8 miliar.
Dari sisi neraca, kondisi keuangan CNKO juga menunjukkan penguatan pada beberapa aspek penting. Kas setara kas perusahaan melonjak 77,51% secara tahunan menjadi Rp 254,03 miliar, dari posisi Rp 143,11 miliar sebelumnya. Meskipun demikian, jumlah aset CNKO tercatat sedikit menurun 2,02% menjadi Rp 891,35 miliar pada akhir tahun 2025.




