Asing net sell Rp 920 miliar saat IHSG terkoreksi, cek saham yang dilego, Rabu (22/7)

Hikma Lia

BANYU POS  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menghentikan reli sembilan hari berturut-turut dengan ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (22/7/2026).

Advertisements

Tekanan jual investor asing yang mencapai hampir Rp 1 triliun menjadi salah satu yang jadi perhatian di tengah koreksi pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG turun 0,09% ke level 6.334,47. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.284 hingga sempat menyentuh level tertinggi 6.394.

Advertisements

IHSG Perpanjang Reli Delapan Hari, Intip Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan

Pelemahan IHSG dipicu oleh penurunan empat dari 11 indeks sektoral. Sektor transportasi menjadi penekan terbesar setelah anjlok 1,73%, diikuti sektor kesehatan yang turun 1,09%, infrastruktur 0,46%, serta barang baku 0,26%.

Di sisi lain, tujuh sektor masih mampu mencatatkan kenaikan.

Sektor teknologi memimpin penguatan sebesar 1,58%, disusul barang konsumer primer 0,78%, properti dan real estat 0,68%, perindustrian 0,63%, barang konsumer nonprimer 0,47%, energi 0,22%, serta sektor keuangan yang menguat 0,18%.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total volume mencapai 46,06 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 18,36 triliun.

IHSG Reli 7 Hari Beruntut, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 340 saham melemah, 272 saham menguat, sedangkan 184 saham ditutup tidak berubah.

Tekanan di pasar juga tercermin dari aksi jual investor asing. Sepanjang perdagangan Rabu, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 920,34 miliar di seluruh pasar, seiring berakhirnya reli panjang IHSG.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu:

1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 229,98 miliar

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 141,07 miliar

3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 137,22 miliar

4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 131,98 miliar

5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 126,91 miliar

6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 55,82 miliar

7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 51,02 miliar

8. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 46,03 miliar

9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 43,99 miliar

10. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 33,26 miliar

  DSSA Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags