FrieslandCampina Bakal Akuisisi Mayoritas Saham Ultrajaya ULTJ

Hikma Lia

Lanskap industri pengolahan susu di Indonesia bersiap menghadapi perubahan besar seiring dengan rencana aksi korporasi berskala global yang melibatkan salah satu produsen lokal terbesar. Perusahaan produk susu terkemuka asal Belanda, Royal FrieslandCampina NV atau FrieslandCampina, secara resmi berencana untuk mengakuisisi mayoritas saham di dalam salah satu raksasa produsen makanan dan minuman kemasan terkemuka di tanah air, yaitu PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ). Setelah seluruh proses transaksi penting ini rampung diselesaikan secara menyeluruh, FrieslandCampina diproyeksikan akan segera mengambil alih posisi dan bertindak sebagai pemegang saham pengendali baru di dalam struktur kepemilikan saham Ultrajaya.

Advertisements

Dalam pengumuman resmi mengenai langkah strategis ini, pihak FrieslandCampina dan Ultrajaya telah menyepakati sebuah bentuk kemitraan strategis yang sangat kuat untuk masa depan bisnis kedua belah pihak. Kesepakatan penting ini juga akan membawa salah satu anak perusahaan global mereka, yaitu PT Frisian Flag Indonesia (FFI), untuk masuk ke dalam ekosistem bisnis Grup Ultrajaya. Kendati nantinya kedua entitas besar ini akan berada di bawah naungan payung grup usaha yang sama, manajemen menegaskan bahwa Ultrajaya dan Frisian Flag Indonesia akan tetap menjalankan kegiatan operasional bisnis mereka secara terpisah. Kedua belah pihak akan tetap mempertahankan penggunaan merek dagang masing-masing, mengelola portofolio produk mereka secara mandiri, serta menjalankan struktur organisasi internal masing-masing tanpa adanya peleburan operasional secara langsung.

Dari sisi proses pengambilan keputusan internal, FrieslandCampina menyatakan bahwa Dewan Anggota (Member Board) dari perusahaan koperasi susu asal Belanda tersebut telah memberikan persetujuan resmi mereka terhadap rencana transaksi akuisisi ini. Namun demikian, penyelesaian akhir dari transaksi akuisisi saham mayoritas ini masih harus menunggu terpenuhinya beberapa persyaratan administratif dan hukum yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis dan dikutip pada hari Jumat (18/9), penyelesaian transaksi ini masih membutuhkan persetujuan resmi dari para pemegang saham Ultrajaya melalui mekanisme rapat umum, serta izin dan persetujuan dari berbagai otoritas regulasi terkait yang berwenang di wilayah hukum Republik Indonesia.

Advertisements

Setelah seluruh proses transaksi akuisisi ini dinyatakan selesai secara resmi, status hukum dan struktur dasar dari perusahaan sasaran dipastikan tidak akan mengalami perubahan yang radikal. Ultrajaya akan tetap mempertahankan statusnya sebagai perusahaan terbuka (Tbk) yang tercatat di bursa saham Indonesia. Selain itu, seluruh aktivitas operasional utama serta kantor pusat perusahaan akan tetap beroperasi secara normal di wilayah Bandung, Jawa Barat, yang telah lama menjadi basis kekuatan produksi mereka. Dalam jajaran manajemen puncak, Sabana Prawirawidjaja juga dipastikan akan tetap memegang peranan penting dengan menjabat sebagai Direktur Utama Ultrajaya. Sementara itu, pihak keluarga Prawirawidjaja selaku pendiri juga akan tetap mempertahankan kepemilikan saham dalam jumlah yang signifikan di dalam ULTJ.

Dari sudut pandang bisnis, manajemen FrieslandCampina menilai bahwa keputusan untuk menggabungkan PT Frisian Flag Indonesia ke dalam ekosistem Grup Ultrajaya merupakan sebuah langkah taktis yang akan memperkuat platform bisnis produk susu di Indonesia secara keseluruhan. Melalui skema penggabungan ini, perusahaan berkomitmen untuk menyatukan seluruh kapabilitas lokal yang sangat kuat milik Ultrajaya dengan keahlian industri global, teknologi inovatif, serta kapasitas investasi besar yang dimiliki oleh FrieslandCampina di sektor pengolahan susu. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi pasar konsumen di Indonesia.

Sejalan dengan persiapan realisasi rencana transaksi besar tersebut, pihak manajemen ULTJ juga telah mengumumkan rencana untuk segera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. Pertemuan penting yang melibatkan para pemegang saham ini dijadwalkan akan menggelar agenda tersebut pada hari Selasa, tanggal 27 Oktober mendatang. Mengingat perkembangan teknologi dan kepraktisan, rapat umum tersebut rencananya akan diselenggarakan sepenuhnya secara elektronik (e-RUPS) tanpa memerlukan kehadiran fisik dari para pemegang saham maupun kuasa sah mereka di lokasi acara. Meskipun demikian, seluruh kendali teknis dan pelaksanaan e-RUPS tersebut akan tetap dipusatkan secara resmi dari kantor perseroan yang beralamat di Jalan Raya Cimareme Nomor 131, Kabupaten Bandung Barat.

Rencana akuisisi saham Ultrajaya oleh FrieslandCampina sebenarnya bukanlah sebuah kabar yang sepenuhnya mengejutkan bagi para pelaku pasar dan pengamat industri makanan-minuman. Kabar mengenai penjajakan kerja sama strategis ini tercatat sudah mulai berembus dan mencuat ke publik sejak tahun lalu. Pada waktu tersebut, ULTJ memang dikabarkan tengah melakukan proses penjajakan kerja sama strategis yang mendalam dengan pihak koperasi susu raksasa asal Belanda, FrieslandCampina, yang di pasar Indonesia sudah sangat populer dan melekat erat di hati masyarakat melalui produk susu bermerek Frisian Flag atau yang sering dikenal sebagai Susu Bendera.

Langkah korporasi yang sangat signifikan ini juga mengundang komentar positif dari para ahli dan pengamat industri di tingkat regional. Seorang penasihat sektor konsumen, sebagaimana dikutip dari media bisnis regional DealStreetAsia, memberikan pandangannya bahwa kemitraan strategis seperti ini merupakan sebuah keniscayaan di era persaingan modern. Ia menjelaskan bahwa bentuk kemitraan yang mampu menyatukan skala bisnis yang besar, inovasi teknologi yang mutakhir, serta pemahaman mendalam terhadap wawasan lokal kini bukan lagi sekadar pilihan alternatif bagi perusahaan, melainkan telah bergeser menjadi sebuah kebutuhan strategis yang mutlak dipenuhi agar perusahaan dapat terus bertahan dan berkembang.

Respons yang sangat positif terhadap rencana akuisisi ini juga terlihat dengan jelas di pasar modal Indonesia. Pada sesi perdagangan intraday hari ini, tepatnya terpantau pada pukul 14.07 WIB, pergerakan harga saham ULTJ mengalami lonjakan yang sangat tajam sebesar 6,84 persen, yang mendorong harganya naik ke level Rp 2.030 per lembar saham. Sepanjang jam perdagangan hari itu, harga saham ULTJ bergerak aktif di dalam rentang harga harian antara Rp 1.885 hingga menyentuh level tertinggi di Rp 2.120 per lembar saham. Tingginya minat para pelaku pasar dan investor terhadap saham ini juga tecermin dari volume perdagangan yang sangat besar, di mana tercatat sebanyak 46,16 juta lembar saham telah diperjualbelikan. Nilai transaksi keseluruhan dari perdagangan saham tersebut mencapai angka Rp 92,19 miar, yang pada gilirannya turut mendongkrak nilai kapitalisasi pasar perseroan hingga mencapai angka Rp 21,11 triliun.

Apabila dianalisis dalam jangka waktu yang lebih panjang, performa saham ULTJ di bursa efek memang menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat kuat dan konsisten. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir sebelum pengumuman resmi ini dirilis, harga saham perusahaan produsen susu kemasan ini tercatat telah melonjak hingga mencapai angka 35,33 persen. Lebih mengesankan lagi, jika dihitung sejak awal tahun berjalan atau secara year-to-date (ytd), harga saham ULTJ tercatat telah melesat naik hingga mencapai 40,97 persen. Tren kenaikan harga saham yang sangat signifikan ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan pasar serta optimisme yang besar dari para investor terhadap masa depan bisnis perseroan di bawah kendali FrieslandCampina sebagai pemegang saham pengendali yang baru.

Advertisements

Also Read

Tags