KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tersungkur setelah ditutup menguat 49,47 poin atau 0,94% ke 5.328,36 pada perdagangan Rabu (21/10/2026).
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 34,35 miliar saham dengan total nilai Rp 17,14 triliun.
Para analis pun memberikan rekomendasi teknikal saham yang layak dilirik untuk hari ini (22/10/2026). Intip ulasan lengkapnya:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Secara teknikal, saham BBCA masih dalam tren bearish dan berada di bawah MA200. Meski ada peluang technical rebound setelah tekanan jual besar, MACD masih negatif sehingga perlu konfirmasi lanjutan. Strategi yang bisa dilakukan adalah pembelian spekulatif jika harga mampu bertahan di area support dan muncul rebound dengan volume yang mendukung. Namun, tetap hati-hati karena tren belum berbalik; jika support Rp 4.730 ditembus, risiko pelemahan lanjutan perlu diwaspadai.
- Rekomendasi: Speculative Buy
- Support: Rp 4.730 – Rp 4.960
- Resistance: Rp 5.200 – Rp 5.666
Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas
JPFA Chart by TradingView
2. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
Pergerakan saham ENRG memunculkan pola inverted hammer dengan indikator RSI yang melemah dan Stochastic dalam area oversold, namun terdapat peningkatan pada volume. Pelaku pasar dapat mempertimbangkan untuk masuk (entry buy) jika harga berhasil rebound di atas level Rp 825.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Support: Rp 770
- Resistance: Rp 920
Achmad Yaki, BCA Sekuritas
3. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Posisi pergerakan JPFA sedang berada pada fase uptrend dalam jangka pendek dan masih didominasi oleh volume pembelian. Posisi MACD masih berada di area negatif dan belum menunjukkan adanya tanda penguatan yang valid, meskipun Stochastic mulai menguat ke area netralnya.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Support: Rp 1.695
- Resistance: Rp 1.765
Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas




