BANYU POS – – Memasuki pekan ketiga Oktober geliat ekonomi Tanah Air diwarnai beragam kabar penting nan genting.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan awal pekan ini, Senin (19/10), sempat terjun bebas ke level 4.914.
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar pertemuan secara daring dengan Mogran Stanley Capital International (MSCI) setelah penyedia indeks global tersebut mengumumkan perkembangan terbaru terkait pasar modal Indonesia.
Serba-serbi refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran juga menarik untuk disimak, mulai dari realisasi sejumlah program unggulan seperti MBG dan Kopdes Merah Putih, hingga swasembada pangan dan hilirisasi.
Selain itu, ekonomi sepekan juga cukup panas dengan kritik serius dari anggota parlemen Malaysia Kalam Salan soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga rencana sejumlah emiten melakukan buyback saham.
Berikut rangkuman JawaPos.com yang menarik untuk Anda simak.
1. IHSG Dibuka Turun Awal Pekan
Indeks komposit Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan pelemahan pada pembukaan perdagangan Senin (19/10). Pada 09.13, IHSG terpantau tersungkur 270,3 poin atau 5,21 persen ke posisi 4.914.
Jika dilihat dari kelompoknya, bahan baku atau basic mineral menjadi kelompok yang tertekan cukup dalam sebesar 6,08 persen, kemudian disusul oleh sektor infrastruktur yang tertekan sebesar 5,60 persen.
IHSG kembali Merah pada Pembukaan Awal Pekan, Terjun Bebas ke 4.914
Selain dua sektor tersebut terdapat dua sektor lainnya yang mengalami tekanan di atas 5 persen yaitu sektor energi sebesar 5,45 dan kelompok barang konsumen primer atau consumer non-cyclicals sebesar 5,05 persen.
2. BEI Gelar Pertemuan Daring dengan MSCI
Sementara IHSG dibuka melemah awal pekan ini, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa pihaknya kembali menggelar pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) setelah penyedia indeks global tersebut mengumumkan perkembangan terbaru terkait pasar modal Indonesia.
BEI pun menyiapkan dua inisiatif baru untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia setelah pengumuman terbaru MSCI. Salah satunya yaitu mengeluarkan seluruh saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan indeks komposit.
BEI Siapkan 2 Jurus Baru Usai Pengumuman MSCI, Saham HSC Bakal Keluar dari IHSG
3. Refleksi 2 Tahun Prabowo-Gibran
Ekonomi di dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran cukup menantang, tapi bukan berarti tidak ada kabar baik.
Dari sisi investasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, dalam 2 tahun Prabowo-Gibran, realisasi investasi mencapai Rp 3.923,2 triliun dan mampu menyerap sekitar 5,48 juta tenaga kerja.
2 Tahun Prabowo-Gibran, Realisasi Investasi Tembus Rp 3.923 Triliun dan Disebut Serap 5 Juta Pekerja
Sejumlah proyek besar diresmikan dari RDMP Balikpapan, 37 proyek strategis ketenagalistrikan yang peresmiannya dipusatkan di Kawasan PLTA Jatigede, hingga peresmian sejumlah proyek hilirisasi dan infrastruktur.
Meski begitu, sejumlah pemberitaan terkait MBG dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih masih menjadi sorotan masyarakat.
2 Tahun Prabowo-Gibran, Sejumlah Proyek Besar Diresmikan: dari RDMP Balikpapan hingga Jalan
4. Pesan Kalam Salan untuk Prabowo soal Karhutla
Nama Kalam Salan mendadak viral usai memberikan desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang disampaikan dalam Bahasa Jawa.
2 Tahun Prabowo-Gibran, Serba-serbi Heboh Kopdes Merah Putih
Kalam Salan merupakan anggota parlemen Malaysia yang mewakili daerah pemilihan Sabak Bernam, Selangor. Ia berasal dari Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu), partai yang tergabung dalam koalisi Perikatan Nasional (PN).
Desakan itu disampaikan dalam sebuah majelis resmi, Sidang Parlemen Malaysia. Dalam pesannya, Kalam pun menyinggung statement pejabat Indonesia, yang bilang: Indonesia kirim oksigen ke Singapura dan Malaysia.
Tanggapi soal Oksigen dari Indonesia, Kalam Salan: Lha, Alas Malaysia kui Apa Mung Plastik?
5. Sejumlah Emiten Pertimbangkan Opsi Buyback Saham
Di tengah gejolak pasar saham imbas rencana MSCI, sejumlah emiten di BEI mempertimbangkan opsi pembelian Kembali (buyback) saham.
PT Bank Central Asia (BBCA) melanjutkan pelaksanaan buyback saham hingga 23 Oktober 2026. Sementara itu, PT Telkom Indonesia (TLKM) melaporkan telah menyelesaikan pembelian kembali 15,96 juta saham pada 20 Oktober 2026.
Empat emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Prajogo Pangestu mengumumkan rencana buyback pada Oktober 2026. Keempatnya adalah PT Barito Pacific (BRPT), PT Barito Renewables Energy (BREN), PT Chandra Asri Pacific (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN).
Emiten tambang PT Amman Mineral Internasional (AMMN) juga telah melaporkan rencana buyback saham dengan alokasi dana maksimal Rp 1 triliun pada 22 Oktober 2026. Begitu pula, PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), yang berencana melaksanakan buyback saham dengan dana maksimal Rp 1 triliun, dan berlangsung hingga 18 Januari 2027.
Daftar 8 Emiten Umumkan Buyback Saham, dari Grup Barito hingga BCA
PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) mengumumkan rencana pembelian kembali saham pada 23 Oktober 2026. Sedangkan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS) tengah mempertimbangkan opsi buyback saham.




