Lanjutkan penguatan, cek profil saham SEMA, lini bisnis, dan kinerja terbarunya

Hikma Lia

BANYU POS – Saham PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menjadi salah satu perhatian investor pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 15 September 2026. Saham SEMA tercatat mengalami penguatan signifikan hingga menyentuh Auto Rejection Atas (ARA).

Advertisements

Berdasarkan data IPOT (pukul 09.30 WIB), SEMA berada di level Rp252 per saham, naik Rp55 atau sekitar 27,92% dalam perdagangan 15 September 2026.

Pergerakan tersebut membuat saham SEMA kembali menjadi salah satu saham yang ramai diperhatikan pasar.

Advertisements

Lanjutkan Pergerakan ARA, Cek Profil Saham POLA, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbaru

Di balik pergerakan harga tersebut, SEMA merupakan emiten yang bergerak di bidang solusi energi, manufaktur panel listrik, distribusi tenaga listrik, serta energi baru terbarukan.

Perseroan juga mulai mengembangkan peluang di sektor data center yang membutuhkan infrastruktur kelistrikan dengan kebutuhan daya yang besar.

Sebagai catatan, SEMA masuk dalam daftar UMA BEI per 14 September 2026. Pastikan Anda memantau pergerakan emiten ini dengan cermat.

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik selengkapnya.

Lanjutkan Penguatan, Cek Profil Emiten KIJA, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbaru Q2 2026

Profil Saham SEMA

PT Semacom Integrated Tbk didirikan pada 2009 dan pada awalnya berfokus sebagai produsen panel listrik. Perseroan kemudian memperluas kegiatan usaha ke solusi energi terbarukan sejak 2020.

SEMA tercatat di BEI pada 10 Januari 2022 dengan harga penawaran umum perdana (IPO) Rp180 per saham.

Perseroan menyebut dirinya sebagai penyedia solusi energi di Indonesia dan memiliki pengalaman dalam produksi panel Type Test berlisensi dari brand prinsipal.

Masuk Radar UMA, Cek Profil Emiten AYAM, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini

SEMA Bergerak di Bidang Apa?

Bisnis SEMA dapat dikelompokkan ke dalam beberapa lini utama, yaitu Power Distribution, Renewable Energy, dan Service.

1. Power Distribution

Lini Power Distribution menjadi salah satu bisnis utama SEMA. Perseroan memproduksi dan menyediakan berbagai kebutuhan panel serta sistem distribusi tenaga listrik.

Bisnis ini mencakup solusi panel dan switchgear yang digunakan untuk mendukung kebutuhan kelistrikan berbagai sektor industri.

SEMA juga memiliki pengalaman mengerjakan kebutuhan panel untuk proyek data center. Perseroan menyebut data center tetap menjadi salah satu fokus pengembangan bisnisnya pada 2026.

2. Renewable Energy

SEMA mulai memperluas bisnis ke energi terbarukan sejak 2020.

Salah satu bidang yang digarap adalah pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS. Perseroan juga mengembangkan solusi energi bersih yang dapat digunakan oleh pelanggan industri maupun sektor lainnya.

Perluasan ke energi terbarukan menjadi bagian dari strategi SEMA untuk tidak hanya mengandalkan bisnis manufaktur panel listrik.

3. Service

Selain memproduksi perangkat, SEMA juga menyediakan layanan yang berkaitan dengan solusi kelistrikan dan energi.

Dengan model tersebut, perseroan tidak hanya berperan sebagai produsen perangkat, tetapi juga dapat terlibat dalam pengerjaan proyek dan layanan pendukung.

Rambah AI Data Center, Intip Profil Emiten MGLV, Lini Bisnis, dan Kinerja Terkini

SEMA Masuk Bisnis Data Center

Salah satu perkembangan yang menarik dari SEMA adalah keterlibatannya dalam proyek data center.

Perseroan sebelumnya menyebut data center sebagai salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap penjualan. Pada 2024, SEMA juga mengungkapkan adanya sejumlah proyek data center serta PLTS dan power distribution.

Dalam paparan publik 2026, SEMA kembali menegaskan bahwa data center masih menjadi perhatian utama perseroan. Perseroan mengembangkan bisnis data center yang lebih fleksibel untuk kebutuhan internal lembaga maupun perusahaan, termasuk BUMN dan swasta.

Perkembangan tersebut menjadi menarik karena kebutuhan data center di Indonesia terus meningkat dan membutuhkan infrastruktur kelistrikan yang andal.

PTRO Miliki 19,88% Saham, Cek Profil Emiten SINI, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbarunya

Manajemen SEMA

Manajemen SEMA kembali mendapatkan pengesahan melalui RUPSLB 2026. Perseroan menyebut pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali pengurus untuk tahun buku 2026.

Susunan manajemen SEMA antara lain sebagai berikut:

1. Direksi

Nama Jabatan Rudi Hartono Intan Direktur Utama Riany Sandra Widjaja Direktur Bambang Setiawan Direktur

2. Dewan Komisaris

Nama Jabatan Sabrina Sutjiawan Komisaris Utama Djaja Tonny Intan Komisaris Hernadi Buhron Komisaris Independen

Susunan komisaris tersebut tercantum dalam informasi RUPS SEMA.

Saham Naik 36,6% Sepekan, Cek Profil ESTI dari Lini Bisnis hingga Kinerja Terbaru

Kinerja Terbaru SEMA

Merangkum data BEI, laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa kinerja SEMA masih menghadapi tekanan pada skala tahunan, meskipun terdapat pergerakan pendapatan dan laba pada kuartal II 2026.

Data keuangan per kuartal menunjukkan pendapatan SEMA pada kuartal II 2026 sekitar Rp54,40 miliar, sedangkan laba bersih sekitar Rp695,32 juta. Pada kuartal I 2026, pendapatan tercatat sekitar Rp32,10 miliar dengan laba bersih sekitar Rp1,20 miliar.

Berikut gambaran kinerja kuartalan:

Kinerja Q1 2026 Q2 2026 Pendapatan Rp32,10 miliar Rp54,40 miliar Beban pokok pendapatan Rp23,03 miliar Rp47,44 miliar Laba bersih Rp1,20 miliar Rp695,32 juta Margin laba bersih 3,74% 1,28%

Data tersebut menunjukkan pendapatan meningkat secara kuartalan, tetapi kenaikan beban pokok pendapatan membuat margin laba bersih menyusut pada kuartal II 2026.

Dengan demikian, kenaikan pendapatan belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi.

Tonton: Sisa Kuota Tak Boleh Hangus, Ini Respons Telkomsel

Advertisements

Also Read

Tags