Finance

IHSG rebound signifikan, Gema Goeyardi ungkap fase akhir tekanan pasar

Hikma Lia

Jakarta, IDN Times - Founder & CEO Astronacci International, Gema Goeyardi menjelaskan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berbalik menguat setelah anjlok lebih dari 7 persen pada perdagangan 28 Januari 2026 yang memicu aksi panic selling di pasar modal Indonesia. Tekanan jual berlanjut pada hari berikutnya, namun IHSG berhasil menghentikan...

Finance

BEI dan OJK bakal ketemu MSCI secara daring pada Senin (2/2)

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan bertemu dengan MSCI secara daring pada Senin (2/2) esok. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik mengaku akan mewakili Bursa untuk bertemu dengan MSCI pada Senin esok. “Pertemuan BANYU POS. Saya akan mewakili Bursa Efek Indonesia untuk ketemu dengan petinggi MSCI. Dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan ikut,” katanya saat ditemui...

Finance

Petinggi BCA (BBCA) tambah 300.000 saham, apa tujuannya?

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Lianawaty Suwono tercatat menambah jumlah kepemilikan sahamnya di perusahaan. Melansir keterbukaan informasi Jumat (30/1/2026), Lianawaty membeli 300.000 saham BBCA di harga transaksi Rp 7.025 per saham. Dengan begitu, total dana yang digelontorkan Lianawaty mencapai Rp 2.107.500.000 atau Rp 2,1 miliar. "Jenis transaksi ini adalah pembelian dengan status kepemilikan saham...

Finance

Investor pasar modal tembus 21 juta per akhir Januari 2026

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di Indonesia per akhir Januari 2026 telah mencapai 21.037.426 single investor identification (SID). Jumlah tersebut bertambah 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID. Adapun jumlah investor saham saat ini hampir menembus 9 juta SID, yakni 8.980.318...

Finance

OJK catat 72% pedagang aset keuangan digital masih rugi, kebijakan kripto jadi pemicu

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72% Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya jumlah pengguna aset kripto, namun diiringi penurunan nilai transaksi nasional. Data OJK menunjukkan nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp 482,23 triliun, turun dari Rp 650 triliun pada 2024. Sementara itu,...