Finance

Daftar harga emas Antam hari ini (30/12): Turun Rp 95.000 ke Rp 2.501.000 per gram

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok pada Selasa (30/12/2025). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.501.000. Harga emas Antam itu anjlok Rp 95.000 jika dibandingkan dengan harga pada Senin (29/12/2025) yang berada di level Rp 2.596.000 per gram. Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (29/12): Turun Rp 9.000 ke Rp...

Finance

Rukun Raharja (RAJA) siapkan dividen interim Rp 105,67 miliar

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), perusahaan energi milik pengusaha Happy Hapsoro, berencana membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp 105,67 miliar atau setara Rp 25 per saham. Sekretaris Perusahaan Rukun Raharja, Yuni Pattinasarani, menyampaikan bahwa Dewan Komisaris telah menyetujui keputusan Direksi terkait pembagian dividen tersebut. Kendati demikian, perseroan belum merilis jadwal resmi pembagian dividen...

Finance

Wall Street melemah, saham teknologi tekan indeks jelang tahun baru

Hikma Lia

BANYU POS - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) mengawali pekan terakhir tahun ini dengan pelemahan pada perdagangan Senin (29/12/2025). Indeks utama Wall Street terkoreksi setelah reli pekan lalu, terutama karena penurunan saham-saham teknologi yang sebelumnya mendorong S&P 500 mencetak rekor tertinggi. Sektor teknologi informasi menjadi penekan utama, seiring sebagian besar saham terkait teknologi dan kecerdasan buatan (AI) bergerak...

Finance

Wall Street melemah, reli saham terhenti pada pekan terakhir tahun 2025

Hikma Lia

BANYU POS - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (29/12/2025), karena saham-saham teknologi berbobot besar kehilangan sebagian keuntungan dari kenaikan pekan lalu. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 74,3 poin, atau 0,15% ke level 48.636,63. Indeks S&P 500 turun 26,3 poin, atau 0,38% ke level 6.903,6, sementara Nasdaq Composite turun 178,4 poin,...

Finance

Asing net buy jumbo Rp 2,24 triliun, cek saham yang banyak diborong di awal pekan

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup rebound pada perdagangan awal pekan ini, pekan terakhir bulan Desember 2025. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG ditutup melesat 1,24% atau bertambah 106,34 poin ke level 8.644,25 pada perdagangan, Senin (29/12/2025). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau dengan rentang terendah 8.545 dan tertinggi 8.652. Baca Juga: IHSG Diproyeksi Konsolidasi pada...

Finance

Didominasi big banks, cermati saham net sell terbesar asing pada Senin (29/12)

Hikma Lia

BANYU POS - JAKARTA. Bursa saham Indonesia kembali bergairah di awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (29/12/2025) dengan reli signifikan, menguat 1,24% atau bertambah 106,34 poin ke level 8.644,25. Sejak pembukaan, IHSG tidak sekalipun menyentuh zona merah. Indeks bergerak stabil di area positif dengan rentang perdagangan harian di level terendah 8.545 dan tertinggi 8.652. Aktivitas perdagangan juga...

Finance

Simak rekomendasi teknikal saham BBTN, TOBA, ENRG untuk Selasa (30/12)

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 106,34 poin atau 1,25% ke 8.644,25 pada akhir perdagangan Senin (29/12/2025). Berikut rekomendasi saham teknikal dari analis untuk perdagangan Selasa (30/12/2025). Simak ulasan lengkapnya. 1.PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) BBTN ditutup terkoreksi 0,86% secara harian ke Rp 1.150 pada Senin (29/12/2025). BBTN bergerak menuju gelombang (b) karena sinyal...

Finance

DXY melemah tapi rupiah tertekan, risiko fiskal membayangi nilai tukar pada 2026

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Kendati indeks dolar Amerika Serikat (DXY) mengalami tekanan ke level 98 seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada 2026, nilai tukar rupiah belum mampu memanfaatkan momentum tersebut. Tekanan fiskal domestik, pelemahan penerimaan pajak, serta meningkatnya beban utang pemerintah dinilai menjadi faktor utama yang menahan penguatan rupiah, sekaligus membuat pergerakannya tetap volatile sepanjang...