Finance
BANYU POS – JAKARTA. Prospek saham emiten laboratorium kesehatan pada 2026 diperkirakan bergerak berbeda arah antara PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dan PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS). Sepanjang 2025, saham PRDA terkoreksi 6,69%, sedangkan DGNS justru naik 5%. Hingga kuartal ketiga 2025, PRDA mencatat pendapatan Rp1,58 triliun, sementara DGNS membukukan Rp118,27 miliar. Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai...