BI Kepri menilai bahwa masyarakat dapat menggunakan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, Diterawang untuk cek keaslian uang tunai, agar terhindar dari uang palsu.
Kebutuhan uang tunai di Kepri meningkat saat Nataru 2026, dengan penukaran mencapai Rp2,01 miliar. BI Kepri optimalkan distribusi uang untuk penuhi permintaan.