Modal asing keluar bersih Rp2,71 triliun dari pasar keuangan RI pada 22-25 Sep 2025, meski saham diburu dengan masuk bersih Rp4,51 triliun. Risiko investasi meningkat.
Bank Jago (ARTO) fokus pada profitabilitas meski BI Rate turun jadi 4,75%. Mereka menilai NIM bukan satu-satunya indikator kinerja, dan tetap menjaga pertumbuhan serta profitabilitas.
Bank Indonesia telah membeli SBN senilai Rp217,1 triliun hingga 16 September 2025, sebagian besar melalui debt switching, untuk mendukung stabilitas ekonomi dan program ekonomi kerakyatan.
Volume transaksi QRIS di Kepri mencapai 4 juta pada Juli 2025. BI Kepri mengadakan kampanye "QRIS Jelajah Indonesia 2025" untuk meningkatkan literasi dan penggunaan QRIS dengan memadukan budaya lokal.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi RI tumbuh 4,6%-5,4% pada 2025, didorong investasi, ekspor, belanja pemerintah, dan kebijakan moneter yang pro-pertumbuhan.
Bank Indonesia memproyeksikan defisit transaksi berjalan 2025 di kisaran 0,5-1,3% PDB, didukung surplus modal dan finansial serta persepsi positif investor.