Bank Indonesia mengurangi SRBI menjadi Rp720,01 triliun untuk meningkatkan likuiditas pasar hingga Agustus 2025, sambil menurunkan BI Rate menjadi 5% untuk memperkuat transmisi suku bunga.
Bank Indonesia melaporkan uang primer tumbuh 7% yoy menjadi Rp1.925,4 triliun pada Juli 2025, melambat dari bulan sebelumnya. Pertumbuhan dipengaruhi oleh uang kartal dan giro bank.