Sejumlah saham konglomerat mengalami penurunan signifikan seiring kejatuhan IHSG. Meski begitu analis menilai belum ada risiko trading halt yang terdeteksi.
PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) melakukan stock split 1:25, menurunkan harga saham menjadi Rp3.150 untuk meningkatkan likuiditas dan menarik investor ritel.
Regulasi baru OJK membatasi penjatahan saham IPO maksimal 10% per investor ritel, mengurangi dominasi investor besar dan potensi listing gain tinggi, namun membuat distribusi saham lebih adil dan pasar lebih stabil.