Pemerintah Norwegia memegang saham di 20 emiten Indonesia, termasuk AKRA, CTRA, dan WIFI, dengan kepemilikan di sektor properti, pertambangan, dan lainnya.
Investor asing BANYU POS buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.