69 saham diperdagangkan di bawah gocap, GOTO-WEGE ARB

Hikma Lia

Jakarta, IDN Times – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 69 saham yang diperdagangkan di bawah Rp50 seiringan dengan penghapusan batas harga Rp50 per hari ini, Senin (28/9/2026).

Advertisements

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan penghapusan batas harga saham Rp50 menjadi Rp1 itu menciptakan proses pembentukan harga (price discovery) baru.

“Ada 20-an tetapi digabung dengan yang tadi (yang keluar) dari papan pemantuan khusus yang bertransaksi di bawah Rp50 tadi siang ada 69 saham,” tutur Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta.

Advertisements

1. Sebabkan volatilitas jangka pendek

Proses pembentukan harga baru itu menurut Jeffrey akan menyebabkan volatilitas jangka pendek. Namun, dampaknya terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak signifikan, karena bobot saham di bawah Rp50 terhadap pergerakan IHSG tak besar.

“Bobot dari saham-saham yang sudah lama di harga Rp50 itu bobotnya terhadap IHSG juga tidak besar. Jadi tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50 yang memberikan pressure kepada IHSG,” ucap Jeffrey.

2. GOTO hingga WEGE ARB

Seiringan dengan itu, tercatat ada 22 saham yang mengalami tekanan, bahkan menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB) atau hingga batas bawah harga saham. Misalnya seperti saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), dan sebagainya.

Berikut rinciannya:

  1. PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) turun 14 persen ke Rp43

  2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 14 persen ke Rp43

  3. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) turun 14 persen ke Rp43

  4. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) turun 14 persen ke Rp43

  5. PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) turun 14 persen ke Rp43

  6. PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) turun 14 persen ke Rp43

  7. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) turun 14 persen ke Rp43

  8. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) turun 14 persen ke Rp43

  9. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) turun 14 persen ke Rp43

  10. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) turun 14 persen ke Rp43

  11. PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) turun 14 persen ke Rp43

  12. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turun 14 persen ke Rp43

  13. PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) turun 14 persen ke Rp43

  14. PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun 14 persen ke Rp43

  15. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) turun 14 persen ke Rp43

  16. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) turun 14 persen ke Rp43

  17. PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) turun 14 persen ke Rp43

  18. PT Modernland Realty Tbk (MDLN) turun 14 persen ke Rp43

  19. PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) turun 14 persen ke Rp43

  20. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 14 persen ke Rp43

  21. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 14 persen ke Rp43

  22. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) turun 14 persen ke Rp43.

Dari 22 saham tersebut, LPKR mencatatkan nilai transaksi sebesar, tembus Rp18,52 miliar. Kemudian, BBKP senilai Rp11,12 miliar dan GOTO senilai Rp5,72 miliar. Lalu, PADI mencatat nilai transaksi Rp4,48 miliar, KPIG senilai Rp1,88 miliar, serta CPRO Rp1,4 miliar.

3. Saham-saham di bawah gocap yang tembus ARA

Di sisi lain, ada saham-saham dengan harga di bawah Rp50 yang melesat, bahkan mencatatkan penguatan 30 persen ke atas dan menyentuh auto rect atas (ARA). Berikut rinciannya:

  1. PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) menguat 34,62 persen ke Rp35

  2. PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) menguat 34,62 persen ke Rp35

  3. PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menguat 27,78 persen ke Rp48

  4. PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menguat 33,33 persen ke Rp32

  5. PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) menguat 33,33 persen ke Rp32

  6. PT PP Properti Tbk (PPRO) menguat 33,33 persen ke Rp20

  7. PT Andira Agro Tbk (ANDI) menguat 31,82 persen ke Rp29

  8. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) menguat 31,82 persen ke Rp29.

BEI Pastikan IHSG Ambruk Bukan karena Batas Harga Saham Rp50 Dihapus Apa Itu Free Float dan Kenapa BEI Mengaturnya? Simak Penjelasannya! IHSG Sepekan Anjlok 3 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Hilang Rp361 T

Advertisements

Also Read

Tags