
BANYU POS – , JAKARTA — Investor kenamaan Lo Kheng Hong, yang kerap dijuluki Warren Buffett Indonesia, terpantau melakukan aksi penjualan signifikan terhadap saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP). Sebanyak 8,18 juta lembar saham emiten perkebunan sawit dan CPO milik Anthoni Salim itu kini telah dilepas dari portofolio sang investor.
Langkah ini menandai kali pertama Lo Kheng Hong berbalik arah menjual saham SIMP, sejak pertama kali mengakumulasi kepemilikannya pada Juni 2025. Detail transaksi penjualan jumbo ini terungkap melalui keterbukaan informasi resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik perhatian pelaku pasar dan pengamat investasi.
Secara rinci, Lo Kheng Hong tercatat melepas total 8.189.500 lembar saham SIMP dalam dua kali transaksi yang berlangsung pada 14 April 2026. Transaksi pertama melibatkan penjualan 1.377.000 lembar saham dengan harga Rp925 per lembar, diikuti transaksi kedua yang melepas 6.812.500 lembar saham pada harga Rp920 per lembar.
Dari kedua aksi penjualan masif saham SIMP tersebut, Lo Kheng Hong diperkirakan berhasil meraup dana segar senilai sekitar Rp7,54 miliar. Perolehan dana ini merupakan wujud nyata dari strategi investasi jangka panjang yang dijalankan oleh “Warren Buffett Indonesia” tersebut.
Melalui keterangan yang disampaikan kepada BEI, Lo Kheng Hong secara tegas menyatakan bahwa tujuan utama dari penjualan saham SIMP ini adalah untuk merealisasikan keuntungan investasi. “Jenis transaksi penjualan [dan] tujuan transaksi [adalah] realisasi keuntungan,” ujar Lo Kheng Hong, seperti dikutip pada Sabtu (25/4/2026), menegaskan prinsip investasinya.
Pasca-transaksi pelepasan saham tersebut, kepemilikan Lo Kheng Hong di SIMP mengalami penyesuaian. Jumlah saham SIMP yang dikoleksinya kini berkurang dari semula 779,20 juta (779.207.000) lembar atau setara 5,03% menjadi 771,01 juta (771.017.500) lembar, atau sekitar 4,97% dari total saham beredar.
Sementara itu, pada perdagangan Jumat (24/4/2026), saham SIMP ditutup melemah di level Rp815 per lembar, setelah sempat dibuka pada harga Rp860 per lembar. Sepanjang sesi perdagangan hari itu, pergerakan harga saham SIMP berada dalam rentang Rp810 hingga Rp865 per lembar, menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis.
Kinerja saham SIMP sendiri terbilang impresif sejak awal tahun (year-to-date/YtD) 2026, dengan kenaikan signifikan sebesar 245 poin atau 42,98%. Dalam enam bulan terakhir, saham ini juga menguat 200 poin atau 32,52%, mencerminkan fundamental yang kuat dan potensi pertumbuhan. Kapitalisasi pasar SIMP saat ini tercatat sebesar Rp12,63 triliun, menempatkannya sebagai salah satu emiten perkebunan sawit yang diperhitungkan di BEI.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.




