Finance

Fortune Indonesia (FORU) Rancang Right Issue Jumbo Rp 27,1 Triliun

Hikma Lia

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) tengah menyiapkan aksi korporasi berskala jumbo melalui penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Aksi ini menjadi bagian dari rencana transformasi bisnis perusahaan dengan masuk ke sektor pertambangan batu bara kokas (coking coal). Dalam keterbukaan informasi, FORU berencana menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru dengan nilai...

Finance

Harga emas tertekan kenaikan yield US Treasury, simak proyeksinya hingga akhir 2026

Hikma Lia

Kendati konflik geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dan harga minyak mentah global terus menanjak, nyatanya harga emas baik di pasar spot maupun Antam belum kembali semarak. Harganya saat ini masih bergerak di sekitar level terendahnya dalam sembilan bulan terakhir. Melansir Trading Economics pada Selasa (21/7) pukul 15.22 WIB, harga emas spot bertengger di level US$ 4.064,50 atau melemah 3,0% dalam sebulan...

Finance

Ciputra (CTRA) raih marketing sales Rp 4,7 triliun di semester I, ini rekomendasinya

Hikma Lia

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mencatat permintaan hunian yang masih melemah. Kinerja penjualan awal alias marketing sales (pre-sales) CTRA pada semester I 2026 mencapai Rp 4,7 triliun, turun 18% secara tahunan (year-on-year/YoY), namun tetap sesuai dengan target perusahaan maupun perkiraan analis. Analis Maybank Sekuritas Indonesia Kevin Halim dalam riset tertanggal 17 Juli 2026 menyebutkan kinerja tersebut didukung...

Finance

Harga emas melonjak 1,2%, risiko geopolitik dan The Fed jadi sorotan

Hikma Lia

Harga emas global menguat lebih dari 1% pada Selasa (21/7/2026) seiring investor mencermati perkembangan diplomasi untuk meredakan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Upaya tersebut dinilai dapat menekan risiko inflasi akibat lonjakan harga minyak sekaligus memengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS alias Federal Reserve (The Fed). Harga emas spot tercatat naik 1,2% menjadi US$ 4.054,24 per ons troi...